SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Perebutan gelar pendatang baru (rookie) terbaik di Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026 semakin memanas.
Pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, kini harus rela turun ke posisi kedua klasemen sementara rookie usai merampungkan seri Moto3 Italia di Sirkuit Mugello.
Meski kehilangan status sebagai pemimpin klasemen rookie, rider andalan Honda Team Asia tersebut hanya terpaut satu poin dari sang pemuncak, Brian Uriarte.
Peluang Veda untuk menyabet gelar Rookie of the Year musim ini masih terbuka sangat lebar.
Performa Konsisten Veda Ega di Moto3 2026
Veda Ega Pratama terus menunjukkan konsistensinya di ajang balap motor tingkat dunia.
Baca Juga: Pujian Selangit Manajer Honda Team Asia untuk Veda Ega Usai Tampil Agresif di Moto3 Italia 2026
Mengaspal di lintasan cepat Mugello yang penuh tantangan, pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta ini sukses mengamankan garis finis di posisi kedelapan.
Memulai balapan (start) dari urutan ke-12 tidak melunturkan daya juang Veda.
Sepanjang lomba, ia terus bertahan di kelompok depan yang kompetitif dan sempat terlibat duel sengit sebelum akhirnya mengunci posisi delapan besar.
Tambahan delapan poin dari seri Italia ini membuat Veda kini mengoleksi total 66 poin dan bertengger kokoh di peringkat kelima klasemen umum (overall) Moto3 dari tujuh seri yang telah bergulir.
Pencapaian ini merupakan catatan yang sangat impresif untuk ukuran seorang pembalap debutan.
Persaingan Ketat Perebutan Gelar Rookie
Sebelum seri Italia digelar, Veda berstatus sebagai rookie terbaik.
Namun, dinamika persaingan berubah setelah rival utamanya, Brian Uriarte, sukses meraih kemenangan gemilang di Mugello.
Kemenangan tersebut membuat rider Red Bull KTM Ajo itu mendulang poin maksimal, mengumpulkan total 67 poin, dan berhasil menggeser Veda dari puncak klasemen khusus pendatang baru.
Berikut adalah peta persaingan rookie Moto3 2026 sejauh ini:
| Peringkat | Nama Pembalap | Tim | Total Poin |
| 1 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | 67 Poin |
| 2 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | 66 Poin |
| 3 | Hakim Danish | Aeon Credit - MT Helmets - MSi | 43 Poin |
| 4 | Casey O'Gorman | Sic58 Squadra Corse | 22 Poin |
| 5 | Rico Salmela | Red Bull KTM Tech3 | 21 Poin |
| 6 | Jesus Rios | Rivacold Snipers Team | 14 Poin |
| 7 | Leo Rammerstorfer | Sic58 Squadra Corse | 2 Poin |
| 8 | Zen Mitani | Honda Team Asia | 0 Poin |
Dari data di atas, terlihat jelas bahwa keunggulan Veda dibandingkan sebagian besar rookie lainnya sangat mencolok.
Sejauh ini, hanya Uriarte yang mampu mengimbangi perolehan poin pembalap muda Indonesia tersebut.
Reaksi Veda Menatap Seri Hongaria
Seusai menyelesaikan balapan yang menguras tenaga di Italia, Veda mengakui bahwa akhir pekan di Mugello sama sekali bukan hal yang mudah.
Berbagai tantangan sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama memaksanya untuk bekerja ekstra keras.
Namun, Veda tetap memperlihatkan mentalitas juara dan sikap yang positif. Fokusnya kini telah sepenuhnya tertuju pada seri balapan selanjutnya.
"Ini akhir pekan yang sulit, tetapi kami akan terus melangkah maju. Terima kasih tim! Selanjutnya Hungaria," tulis Veda melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.
Dengan selisih super tipis di papan atas klasemen, duel antara Veda Ega Pratama dan Brian Uriarte diprediksi akan menjadi salah satu tontonan paling mendebarkan di sisa musim Moto3 2026.
Konsistensi akan menjadi kunci utama bagi Veda untuk merebut kembali singgasananya pada seri mendatang di Hongaria. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo