SOLOBALAPAN, SEPAK BOLA — Akhir pekan yang penuh emosi tersaji bagi para penggawa Timnas Indonesia yang tengah meniti karier di kompetisi Eropa.
Rangkaian laga krusial penentuan nasib klub berlangsung dramatis sejak Sabtu (23/5/2026) hingga Minggu (24/5/2026) dini hari WIB.
Di saat ada yang tengah berpesta merayakan tiket promosi, penggawa Garuda lainnya harus rela tertunduk lesu usai timnya dipastikan terdegradasi.
Pesta Promosi Nathan Tjoe-A-On Bersama Willem II Tilburg
Kabar gembira pertama datang dari kompetisi kasta kedua Belanda, Eerste Divisie 2025/2026.
Bintang Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, akhirnya berhasil merasakan euforia promosi ke kasta tertinggi (Eredivisie) bersama Willem II Tilburg setelah mencatatkan comeback yang luar biasa.
Melakoni laga leg kedua final Play-off Promosi di Stadion Kras, markas FC Volendam, Willem II datang dengan defisit agregat usai kalah 1-2 di pertemuan pertama. Namun, mereka mampu membalikkan keadaan.
Berikut adalah ringkasan jalannya laga penentuan tersebut:
-
Gol Cepat Willem II: Keunggulan cepat berhasil dicatatkan melalui gol Siegert Baartmans pada menit ke-8 dan Finn Stam di menit ke-17.
-
Balasan Volendam: Tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan lewat aksi Yannick Leliendal pada menit ke-40.
-
Peran Nathan: Nathan Tjoe-A-On dimasukkan oleh pelatih pada masa perpanjangan waktu (extra time), tepatnya di menit ke-106 menggantikan Mika De Jong untuk memperkuat barisan permainan.
-
Adu Penalti Bersejarah: Tanpa gol tambahan, laga dilanjutkan ke babak adu penalti. Willem II sukses membungkam eks klub Mauro Zijlstra tersebut dengan skor penalti 4-3.
Meski turun sebagai pemain pengganti di laga final, kontribusi pemain serba bisa ini tak bisa dipandang sebelah mata.
Sepanjang musim ini, Nathan menjadi pilar utama Willem II dengan rincian: bermain di 38 pertandingan (35 kali starter), mencatatkan total 3.163 menit bermain, dan menyumbangkan satu assist.
Derby Nusantara di Belgia: Ragnar Terdegradasi, Joey Bertahan
Bergeser ke kompetisi kasta kedua Belgia, drama tak kalah menegangkan terjadi dalam duel penentuan Play-off Degradasi yang mempertemukan dua pemain berdarah Indonesia.
Ragnar Oratmangoen bersama FCV Dender harus menjamu Lommel SK yang diperkuat oleh Joey Pelupessy di Stadion Dender, Denderleeuw. Laga ini menjadi hidup mati bagi kedua tim.
-
Tampil Sejak Menit Awal: Baik Ragnar maupun Joey sama-sama diturunkan sebagai starter oleh pelatih masing-masing.
-
Joey Tak Tergantikan: Berposisi sebagai gelandang, Joey Pelupessy tampil solid dan bermain penuh selama 90 menit tanpa diganti.
-
Ragnar Ditarik Keluar: Sementara itu, Ragnar yang berposisi sebagai penyerang harus ditarik keluar pada menit ke-81 dan posisinya digantikan oleh Amine Daali.
-
Skor Kacamata: Hingga peluit panjang dibunyikan, bentrokan sengit tersebut berakhir dengan skor imbang 0-0.
Hasil imbang ini menjadi petaka bagi FCV Dender.
Mengingat pada leg pertama di kandang lawan mereka takluk, hasil kacamata ini membuat skuad asuhan Ragnar Oratmangoen resmi terdegradasi.
Sebaliknya, Joey Pelupessy dan kawan-kawan berhak promosi ke Jupiler League (Liga 1 Belgia) usai menang agregat 3-2.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo