Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Alasan Gregoria Mariska Tunjung Tinggalkan Pelatnas PBSI, Resmi Pamit Setelah 12 Tahun

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 15 Mei 2026 | 19:23 WIB
Gregoria Mariska Tunjung atau Jorji disebut pemenang medali giveaway.
Gregoria Mariska Tunjung atau Jorji.

SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Kabar mengejutkan melanda dunia bulu tangkis tanah air.

Tunggal putri terbaik Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI pada Jumat (15/5/2026).

Keputusan ini mengakhiri perjalanan panjang atlet kelahiran Wonogiri tersebut yang telah menghuni Cipayung selama 12 tahun, terhitung sejak dirinya bergabung pada usia 15 tahun di tahun 2014 silam.

Alasan Kesehatan Jadi Faktor Utama

Berdasarkan keterangan resmi dari PP PBSI, keputusan Gregoria untuk mundur telah melalui diskusi mendalam bersama Kabid Binpres Eng Hian dan kepala pelatih tunggal putri, Imam Tohari.

Baca Juga: Minta Maaf usai Sebut Gregoria Mariska atau Jorji sebagai Pemenang Medali 'Giveaway', Stasiun TV Ini Tetap Kena Rujak Warga: Gimana Mikirnya?

Alasan utama di balik pamitnya peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 ini adalah kondisi kesehatan yang tak kunjung membaik.

"Gregoria memutuskan mundur karena alasan kesehatan. Seperti diketahui, beberapa bulan terakhir sang atlet mengalami sakit vertigo yang tak kunjung pulih," tulis PP PBSI dalam rilis resminya.

Dalam surat pengunduran dirinya, Gregoria mengaku saat ini belum memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk kembali bertanding di level tertinggi karena proses pemulihan yang masih berjalan.

12 Tahun Pengabdian dan Prestasi

Selama menjadi bagian dari skuad Garuda, pemain yang akrab disapa Jorji ini telah bertransformasi dari talenta muda berbakat menjadi pemain elite dunia yang disegani.

Puncak kariernya tercatat saat ia berhasil menembus ranking 5 dunia dan mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024.

PBSI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras Gregoria selama satu dekade lebih membela merah putih.

"Gregoria adalah atlet yang telah memberikan banyak kontribusi dan kebanggaan untuk Indonesia.

Kami menghormati keputusan yang diambil dan berharap yang terbaik untuk kesehatan serta masa depannya," pungkas Eng Hian.

Masa Depan Gregoria Mariska

Mundurnya Gregoria meninggalkan lubang besar di sektor tunggal putri utama Pelatnas.

Hingga saat ini, belum diketahui apakah Gregoria akan tetap berkarier sebagai pemain profesional di luar Pelatnas (jalur mandiri) setelah sembuh nanti, atau memilih untuk gantung raket sepenuhnya.

Bagi masyarakat pencinta bulu tangkis, doa terbaik mengalir agar "Queen of Wonogiri" ini segera pulih dari gangguan vertigo yang dialaminya dan bisa kembali menemukan kebahagiaannya, baik di dalam maupun di luar lapangan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#pbsi #pelatnas #gregoria mariska tunjung