JAKARTA, SOLOBALAPAN.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai menjalin kolaborasi konkret dengan DBL Indonesia dalam sejumlah program pendidikan dan pengembangan talenta siswa. Salah satu program yang segera dijalankan adalah DBL Super Teacher.
Program tersebut dihadirkan sebagai bentuk apresiasi sekaligus peningkatan kapasitas guru di Indonesia.
DBL Super Teacher sebelumnya resmi diluncurkan pada penutupan Kopi Good Day DBL Camp 2026 di Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Minggu (3/5).
Baca Juga: Bakar Semangat May Day, 5 Rekomendasi Lagu yang Wajib Masuk Playlist Kamu Hari Ini
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyambut positif program tersebut saat menerima audiensi Founder sekaligus CEO DBL Indonesia, Azrul Ananda, di Kantor Kemendikdasmen, Rabu (6/5).
“Program ini penting untuk peningkatan kualitas dan kapasitas guru,” ujar Abdul Mu’ti.
Program DBL Super Teacher lahir dari besarnya peran guru dalam mendampingi student-athlete yang berkompetisi di DBL selama lebih dari dua dekade terakhir.
Sejak pertama digelar pada 2004, setiap tim peserta DBL diwajibkan didampingi guru. Peran mereka pun dinilai sangat penting, mulai dari mendampingi pelatih, membantu membaca pertandingan, mencatat pelanggaran, hingga memberikan dukungan moral kepada para siswa.
Founder dan CEO DBL Indonesia, Azrul Ananda, mengatakan keberhasilan DBL selama ini tidak lepas dari kontribusi para guru di sekolah.
Baca Juga: DPRD Solo Soroti Pendidikan Gratis di Sekolah Swasta, Dinilai Sejalan Program Wali Kota
“Peran guru sangat penting dalam perjalanan DBL. Tanpa guru-guru di sekolah, program pelajar atlet kami tidak akan bisa seperti sekarang. Kini saatnya kami ikut mewujudkan mimpi para guru yang selama ini mendampingi mereka,” kata Azrul.
Ia menegaskan, guru bukan hanya pengajar di ruang kelas, tetapi juga sosok penting yang membantu siswa berkembang melalui kegiatan non-akademik.
“Mereka memahami bahwa kegiatan non-akademik adalah ruang penting bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, disiplin, mampu berkolaborasi, dan menghargai sesama. Itulah yang membuat mereka layak disebut Super Teacher,” ujarnya.
Program DBL Super Teacher terbuka secara gratis untuk seluruh guru di Indonesia. Nantinya peserta akan mengikuti proses seleksi sebelum mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, pembelajaran, hingga pengalaman belajar ke luar negeri.
Baca Juga: Surat Cinta atau Sentilan, Aldy Amis “Lapor Mas Wapres” Lewat Balada Satir yang Tenang
Konsep program tersebut disebut mengadopsi sistem pembinaan serupa dengan DBL Camp untuk pelajar.
Kemendikdasmen Dorong Kolaborasi Manajemen Talenta
Tak hanya soal program guru, pertemuan antara Kemendikdasmen dan DBL Indonesia juga membahas peluang kerja sama lain di bidang manajemen talenta dan olahraga pelajar.
Audiensi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan rapat bersama sejumlah pejabat struktural Kemendikdasmen, di antaranya Staf Ahli Bidang Manajemen dan Talenta Mariman Darto, Kepala Pusat Penguatan Karakter Rusprita Putri Utami, Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono, Direktur Guru Dikmen Diksus Arif Jamali, serta Ketua Tim Peserta Didik Direktorat SMA Asep Sukmayadi.
Dalam forum itu, Kemendikdasmen menilai DBL Indonesia memiliki pengalaman profesional dalam pengelolaan olahraga pelajar dan event manajemen talenta.
“Kami berharap bisa melakukan kolaborasi dalam berbagai aspek. Misalnya pembenahan pengelolaan event rutin di bidang manajemen talenta agar lebih profesional,” ujar Mariman.
Selain itu, Kemendikdasmen juga berharap DBL Indonesia dapat terlibat dalam asesmen tes kebugaran saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Baca Juga: DLH Sragen Dibobol Maling, Empat Aki Truk Sampah Raib Digondol Pelaku
Harapan itu muncul setelah pihak kementerian melihat penerapan konsep sport science dalam pelaksanaan Kopi Good Day DBL Camp 2026 yang berlangsung pada 27 April hingga 3 Mei lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Azrul Ananda juga menyerahkan cinderamata berupa sepatu DBL Play 2.0 custom bertema pendidikan kepada Kemendikdasmen. Sepatu itu merupakan hasil kolaborasi dengan visual artist Assadul Wafi Al Mawardi dari Sneakcares. (an)
Editor : Andi Aris Widiyanto