SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menunjukkan mentalitas juara yang kuat jelang laga krusial di ajang Piala Asia Futsal 2026.
Meski telah berhasil mencetak sejarah baru dengan membawa Skuad Garuda lolos ke babak semifinal untuk pertama kalinya, pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa tugasnya belum selesai.
Souto secara terbuka menyatakan bahwa ia belum merasa puas dengan pencapaian timnya saat ini.
Ambisinya jelas: membawa pulang trofi juara ke Tanah Air, bukan sekadar menjadi tim pelengkap di empat besar.
Target Mutlak: Sampai Juara!
Dalam konferensi pers pralaga, Souto memberikan jawaban singkat namun tegas ketika ditanya mengenai target dan kepuasannya terhadap performa tim.
Ia tidak ingin para pemain terlena dengan euforia kemenangan dramatis 3-2 atas Vietnam di babak perempat final.
"Soal pertanyaan ini, saya hanya akan menjawab dengan dua kata, sampai juara!," tegas Souto.
Sikap perfeksionis Souto terlihat dari evaluasinya terhadap pertandingan sebelumnya.
Meski menang, ia masih menyoroti beberapa aspek eksekusi taktik yang dinilainya belum sempurna.
-
Sejarah Baru: Souto sukses membawa Indonesia ke semifinal Piala Asia untuk kali pertama.
-
Evaluasi Laga Vietnam: Meski menang 3-2, Souto belum puas dengan performa tim dan menuntut perbaikan.
-
Ambisi: Menolak berpuas diri sebelum mengangkat trofi.
Reuni Emosional dengan Kensuke Takahashi
Laga semifinal yang akan digelar pada Kamis (5/2/2026) pukul 19.00 WIB ini akan menjadi momen spesial.
Indonesia akan menantang raksasa futsal Asia, Jepang, yang kini diasuh oleh sosok yang sangat familiar bagi publik futsal Indonesia, Kensuke Takahashi.
Souto mengakui bahwa laga melawan Jepang akan menjadi tantangan berat sekaligus reuni dengan kawan lamanya.
Ia menaruh hormat yang tinggi kepada Kensuke yang notabene adalah mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia.
"Bagi kami, sebuah kehormatan bisa ketemu Coach Kensuke Takahashi, dia adalah teman saya. Saya sangat mengapresiasi mereka dan pemain mereka," ujar Souto.
Waspadai Dinamika Permainan Jepang
Menghadapi tim berjuluk Samurai Biru, Souto telah menganalisis kekuatan lawan.
Ia memuji profesionalisme dan gaya bermain Jepang yang dinamis di bawah asuhan Kensuke.
Berikut adalah poin-poin kewaspadaan Souto terhadap Timnas Jepang:
-
Gaya Bermain: Sangat dinamis dan terorganisir dengan rapi.
-
Profesionalisme: Menjadi tolak ukur futsal Asia yang ingin dicontoh oleh Souto.
-
Faktor Pelatih: Kehadiran Kensuke Takahashi yang paham karakter pemain Indonesia menjadi nilai tambah bagi Jepang.
"Saya harap suatu hari bisa bermain seperti mereka. Jadi saya sangat senang para pemain bisa menghadapi dia. Saya harap pemain kami bisa menampilkan yang terbaik dan menang melawan dia," pungkas Souto. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo