SOLOBALAPAN.COM - Perburuan medali di SEA Games 2025 Thailand memasuki fase krusial.
Hingga Senin (15/12/2025) malam, kontingen Indonesia menunjukkan tren positif dengan tambahan emas yang konsisten, sekaligus memperlebar jarak dari rival terdekat di papan klasemen.
Meski masih berada di peringkat kedua, laju Merah Putih mulai menunjukkan sinyal dominasi, terutama dari cabang olahraga unggulan seperti wushu, angkat besi, menembak, atletik, hingga balap sepeda.
Update Klasemen Medali SEA Games 2025
Berdasarkan pembaruan terakhir, Indonesia telah mengoleksi total 52 medali emas, disertai 65 perak dan 68 perunggu, menjadikan total raihan mencapai 185 medali.
Hasil ini membuat Indonesia semakin kokoh di posisi kedua, meninggalkan Vietnam yang perolehan emasnya tersendat.
Posisi puncak masih ditempati tuan rumah Thailand, namun jarak perolehan emas Indonesia terus menunjukkan grafik menanjak.
Sembilan Emas dalam Sehari, Wushu Jadi Andalan
Hari Senin menjadi momentum penting bagi kontingen Merah Putih.
Sembilan medali emas berhasil diamankan dalam satu hari, melampaui target harian yang ditetapkan.
Kontribusi terbesar datang dari cabang wushu, yang memastikan status juara umum dengan koleksi emas terbanyak.
Nama Patricia Geraldine menjadi sorotan usai menjuarai nomor Women’s Changquan/Jianshu/Qiangshu Combined.
Sementara itu, emas lain datang dari nomor beregu putra Bare-Handed Duilian, sanda putri 56 kg, dan sanda putra 65 kg.
Tak hanya wushu, cabang menembak turut menyumbang emas lewat nomor 10m air pistol mixed team serta men’s production individual.
Dari angkat besi, lifter andalan Rizki Juniansyah tampil dominan di kelas 79 kg putra dan memecahkan rekor angkatan.
Menpora Erick Thohir: Jangan Terlena, Masih Ada Empat Hari
Di tengah euforia peningkatan medali, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan agar para atlet tidak kehilangan fokus menjelang fase akhir SEA Games 2025.
“Saya berharap selama empat hari ke depan semua harus fokus dan konsentrasi. Semua cabor, atlet tetap memberikan yang terbaik. Jangan melihat angka hari ini, ranking hari ini,” ujar Erick Thohir.
Menpora juga menilai potensi emas Indonesia masih sangat terbuka.
Berdasarkan perhitungan dari cabang olahraga yang masih dipertandingkan, peluang tambahan medali emas dinilai signifikan jika fokus dan konsistensi tetap terjaga.
“Saya berharap, jangan empat hari kedepan kita sampai tidak fokus. Sampai titik penutupan saya meminta kita harus fokus, konsentrasi, semua cabor dan atlet tetap memberikan yang terbaik,” pinta Menpora Erick.
Target 80 Emas Masih Realistis
Dengan sisa pertandingan yang masih berjalan hingga Sabtu (20/12/2025), peluang Indonesia menembus 80 medali emas masih terbuka lebar.
Beberapa cabang yang diprediksi menjadi lumbung emas antara lain atletik, angkat besi, dan akuatik.
"Jangan melihat angka dan ranking hari ini, apalagi dari cabor sendiri hitunganya masih ada potensi 68 medali emas. Kalaupun kita mendapatkan setengahnya saja, berarti sudah di angka 80 atau diatas 80," ujar Menpora Erick.
Perburuan Medali Masih Panjang
Dominasi Indonesia di SEA Games 2025 mulai terlihat jelas, namun perjuangan belum usai.
Konsistensi performa, fokus atlet, serta strategi pelatih menjadi kunci untuk menjaga momentum hingga hari penutupan.
Bagi publik Tanah Air, perjuangan Merah Putih di Thailand masih sangat layak dinantikan.
SEA Games 2025 dapat disaksikan melalui layanan streaming Vision+ dan kanal RCTI Sports. (lz)
Editor : Laila Zakiya