SOLOBALAPAN.COM - Kabar mengejutkan datang dari bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi.
Baru saja menandatangani kontrak profesional dengan klub Liga Voli Turki, Manisa BBSK, Megawati kini secara resmi telah memutus kontrak tersebut.
Keputusan besar ini diambil bahkan sebelum ia sempat melakoni satu pertandingan pun di liga resmi Turki.
Usut punya usut, Megawati memilih untuk memprioritaskan komitmennya membela Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2025.
Alasan Pemutusan Kontrak: Absen dari Jadwal Klub
Kisruh ini bermula dari partisipasi Megawati di ajang Livoli Divisi Utama 2025.
Pihak Manisa BBSK sebenarnya telah memberikan izin kepada Mega untuk bermain di turnamen tersebut membela Bank Jatim.
Namun, masalah muncul setelahnya.
Pihak klub Turki menyebut Megawati tidak kembali sesuai jadwal yang telah disepakati.
“Ia seharusnya kembali ke tim kami tiga hari setelah turnamen, tetapi ia tidak memenuhi kewajibannya,” tulis Manisa BBSK dalam pernyataan resminya.
Klub Turki itu menegaskan bahwa Megawati sendiri yang meminta pemutusan kontrak, dengan alasan jadwal padat tim nasional (SEA Games 2025) dan "enggan kembali ke Turki" sesuai jadwal yang diinginkan klub.
Megawati Konfirmasi Adanya 'Kesalahpahaman'
Melalui media sosialnya, Megawati mengonfirmasi perpisahan ini.
Ia menyebut adanya "kesalahpahaman" antara dirinya dan klub, yang akhirnya diselesaikan melalui kesepakatan bersama untuk mengakhiri kontrak.
Akibatnya, Megawati batal tampil sebagai opposite utama Manisa BBSK di Liga Voli Putri Turki (Kadinlar 1.Ligi) musim 2025/2026.
Apa Rencana Megawati Selanjutnya Setelah SEA Games?
Dengan batalnya kontrak di Turki, fokus Megawati saat ini adalah 100% untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang SEA Games 2025 di Thailand (10-19 Desember).
Namun, pertanyaan besarnya: ke mana Megawati akan berlabuh setelah itu?
Ada dua skenario utama yang paling mungkin terjadi:
-
Kembali ke Liga Korea (V-League)?
Media Korea Selatan, Naver, menyebut beberapa tim V-League masih tertarik padanya, termasuk mantan klubnya, Red Spark.
Namun, peluang kembali ke Red Spark dinilai kecil karena Mega tidak mendaftar draft pemain asing dan adanya aturan KOVO yang membatasi pemain asing di tim yang sama.
Jika ingin kembali ke Korea, ia harus mempertimbangkan tim lain seperti Pink Spider atau IBK Altos.
-
Bermain di Proliga 2026 (Paling Realistis)
Opsi yang paling mungkin dan paling dinanti penggemar di Tanah Air adalah kembalinya Megawati ke Proliga 2026.
Jadwal Proliga yang direncanakan PBVSI akan dimulai pada Januari 2026 sangat cocok dengan agenda Megawati setelah selesai membela Timnas di SEA Games.
Keputusan Megawati untuk "pulang" demi membela Merah Putih ini tentu menuai pro dan kontra, namun menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap tim nasional. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo