SOLOBALAPAN.COM – Persija Jakarta tengah berduka. Kabar duka datang dari sosok legenda, I Gusti Kompyang (IGK) Manila, yang meninggal dunia pada Senin (18/8/2025) pagi.
IGK Manila dikenal sebagai manajer Persija Jakarta yang berhasil membawa Macan Kemayoran menjuarai Liga Indonesia 2001.
Kepergiannya diumumkan langsung oleh Partai NasDem, organisasi tempatnya bernaung di dunia politik.
Meski penyebab kematian belum diketahui, IGK Manila menghembuskan napas terakhir di RS Bunda Menteng, Jakarta.
Jenazahnya disemayamkan di Aula Akademi Bela Negara, memberi kesempatan bagi keluarga, kolega, dan sahabat untuk memberikan penghormatan terakhir.
IGK Manila sendiri menjabat sebagai Gubernur Akademi Bela Negara Partai NasDem.
Selain berkarier di dunia politik, IGK Manila juga dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Ia pernah menjadi manajer tiga tim berbeda, termasuk Persija Jakarta.
“Keluarga besar Persija mengucapkan bela sungkawa terdalam atas berpulangnya mantan Manajer Tim Persija, I Gusti Kompyang Manila,” tulis Persija melalui akun Instagram resmi mereka.
“Mari sejenak kita kirimkan doa terbaik kepada almarhum dan semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan,” tambahnya.
Persija Jakarta dan IGK Manila memang memiliki ikatan erat. Di bawah manajemennya, Persija sukses menumbangkan PSM Makassar 3-2 pada laga final Liga Indonesia 2001 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
IGK Manila kemudian meninggalkan Persija pada 2007 karena faktor usia dan kesehatan.
Tak hanya untuk Persija, IGK Manila juga berkontribusi besar bagi Timnas Indonesia.
Ia menjabat sebagai manajer Tim Garuda ketika berhasil meraih medali emas SEA Games 1991.
Saat itu, Indonesia menang lewat adu penalti 4-3 (0-0) melawan Thailand.
Kepergian IGK Manila meninggalkan duka mendalam, baik bagi keluarga besar Persija Jakarta maupun sepak bola Indonesia. (dam)
Editor : Damianus Bram