SOLOBALAPAN.COM - Rivalitas antara Marc Marquez dan Valentino Rossi kembali jadi sorotan usai momen dingin mereka di MotoGP Austria 2025 viral di media sosial.
Publik kembali bertanya-tanya, apakah dua legenda MotoGP ini masih menyimpan rasa "marahan" sejak konflik panas yang pecah hampir satu dekade lalu?
Momen Papasan Tanpa Sapa yang Viral
Ketika masih aktif membalap, Rossi dikenal kerap berseteru dengan sejumlah pembalap, mulai dari Max Biaggi, Sete Gibernau, Jorge Lorenzo, hingga Marc Marquez.
Namun, hubungan Rossi dengan Biaggi dan Marquez disebut paling serius berkonflik.
Bahkan setelah Rossi pensiun dan fokus sebagai pemilik VR46 Racing Team, ketegangan dengan Marquez seolah masih menyisakan jarak.
Hal itu terlihat jelas di ajang MotoGP Austria 2025. Akun X MotoGP mengunggah video ketika Rossi dan Marquez berpapasan namun tak saling menyapa.
Momen tersebut terjadi pada Sabtu, 16 Agustus 2025, jelang sesi sprint race.
Saat Marquez berjalan menuju grid start, Rossi tampak datang dari arah berlawanan menuju garasi timnya. Kamera resmi MotoGP memperlihatkan keduanya saling mengabaikan.
Marquez terlihat serius berjalan, sementara Rossi justru sempat tersenyum ke arah kamera tanpa sedikit pun menoleh ke mantan rivalnya.
Banyak penggemar menilai momen itu sebagai bukti bahwa hubungan Rossi–Marquez masih dingin sejak insiden di MotoGP Sepang 2015.
Kala itu, Rossi menuduh Marquez sengaja menghalangi dirinya dalam perebutan gelar dunia melawan Jorge Lorenzo. Sejak saat itu, hubungan keduanya tidak pernah benar-benar membaik.
Klarifikasi Marc Marquez
Namun, Marc Marquez tak tinggal diam dengan spekulasi publik. Ia akhirnya buka suara soal insiden viral tersebut.
“Tidak, saya tidak melihatnya, saya bersumpah,” kata Marquez seperti dilaporkan GPOne, dikutip dari Crash.
“Saya fokus pada diri saya sendiri dan sedang melihat ke arah bawah, berpikir tentang balapan,” lanjutnya.
Marquez menambahkan, kehadiran Rossi sebenarnya mudah dikenali, apalagi dengan ciri khas topi kuning yang selalu mencolok. Ia mengaku beberapa kali sempat melihat Rossi sepanjang musim ini.
“Saya beberapa kali melihatnya ketika ia ada di sekitar arena dan ketika dia ada di grid, karena dengan topi kuning tersebut, kalian akan bisa langsung mengenalinya. Kehadiran Valentino adalah kegembiraan untuk fans dan untuk MotoGP karena dia selalu punya komitmen mendukung timnya,” ujar Marquez.
Di awal kariernya, Marquez bahkan sempat dekat dengan Rossi.
Namun, semua berubah sejak insiden kontroversial di Malaysia 2015 yang berbuntut hukuman bagi Rossi dan membuat gelar dunianya lepas ke tangan Lorenzo.
Masih Ada Jarak?
Meski Marquez sudah memberikan klarifikasi, publik masih terbelah dalam menilai apakah hubungan keduanya benar-benar membaik atau sekadar menjaga profesionalitas.
Yang jelas, rivalitas Rossi–Marquez masih jadi cerita legendaris dalam sejarah MotoGP, bahkan setelah sang ikon Italia resmi gantung helm. (lz)
Editor : Laila Zakiya