Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

MotoGP 2025 Masih Didominasi Marc Marquez, Bagnaia Pilih Ganti Pesaing, Kini Bidik Sang Adik di Posisi Kedua

Laila Zakiya • Senin, 11 Agustus 2025 | 17:46 WIB

 

Alex Marquez dan Marc Marquez.
Alex Marquez dan Marc Marquez.

SOLOBALAPAN.COM - Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2025 membuat rival-rivalnya harus berpikir ulang soal strategi dan target.

Salah satunya adalah rekan setimnya di Ducati, Francesco Bagnaia.

Dengan selisih poin yang terlalu jauh, Bagnaia secara realistis kini mengalihkan fokusnya dari Marc Marquez, dan justru membidik posisi kedua klasemen yang saat ini ditempati oleh adik kandung Marc, Alex Marquez.

Hingga 12 seri berlalu, Francesco "Pecco" Bagnaia berada di posisi ketiga klasemen dengan 213 poin, terpaut 168 poin dari Marc Marquez yang kokoh di puncak dengan 381 poin.

Jarak yang sangat jauh ini membuat Bagnaia pesimis untuk bisa mengejar gelar juara dunia.

"Kami harus bertahan; pendekatan dan tujuannya telah sedikit berubah selama paruh pertama musim ini. Kami memulai dengan tekad untuk memenangkan kejuaraan, tetapi saat ini, kami harus realistis; sulit untuk berpikir melawan Marc dalam kondisi seperti ini," jelasnya, seperti dilansir dari Crash.

Pecco mengakui ia menghadapi kesulitan besar untuk beradaptasi dengan motornya tahun ini, terutama terkait masalah pengereman dan performa mesin.

"Saya sudah mengeluh tentang masalah pengereman dan masuk tikungan sejak beberapa waktu lalu, sejak di Thailand," kata Pecco dikutip dari Sky Italia

Hal ini membuatnya frustrasi dan merasa mudah disalip oleh pebalap lain.

"Sulit dipahami karena ketika saya mencoba mengerem sekeras yang saya inginkan, tidak ada cara untuk menghentikan motor," bebernya.

 

Dengan kondisi yang ada, Bagnaia memilih untuk realistis. Ia kini mengalihkan fokusnya pada pesaing terdekatnya di klasemen, yaitu Alex Marquez.

"Jadi kami harus mulai dari titik yang berbeda, mencoba mengejar Alex, yang merupakan pebalap di depan saya, lalu terus meningkatkan performa hingga akhir untuk mencoba bersiap menghadapi tahun depan," pungkas Bagnaia. 

Saat ini, jarak poin antara Bagnaia dan Alex Marquez hanya 48 poin, menjadikannya target yang lebih realistis untuk dikejar di sisa 10 seri MotoGP 2025.

 

Di sisi lain, pengamat MotoGP, Carlo Pernat, berpendapat bahwa dominasi Marc Marquez dan kesulitan yang dialami Bagnaia ini berakar dari keputusan Ducati.

Ia menilai keputusan Bos Ducati, Gigi Dall'Igna, merekrut Marc Marquez telah "melukai" perasaan Bagnaia.

"Langkah Gigi Dall'Igna mengambil Marc Marquez aadalah pilihan yang melukai Pecco Bagnaia. Dengan kata lain hal itu membuat mereka [Ducati] tidak menghargainya," sebut Penat, seperti dilansir dari Motosan

Menurut Pernat, Bagnaia merasa tidak dihargai, meskipun ia adalah juara dunia dua kali untuk tim tersebut. Namun, terlepas dari perasaan tersebut, dominasi Marc Marquez pada musim ini dipastikan membuat para bos Ducati merasa sangat puas. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#francesco bagnaia #marc marquez #alex marquez