SOLOBALAPAN.COM – Jelang laga krusial Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin (21/7) malam, perang psikologis dilancarkan pihak Malaysia.
Media dan fanbase negeri jiran secara terang-terangan menyebut stadion kebanggaan Indonesia itu sebagai “tempat latihan” bagi Harimau Malaya.
Klaim ini sontak menyulut reaksi keras netizen Tanah Air yang merasa tersinggung.
Sesumbar Malaysia tak lepas dari memori manis mereka saat menjuarai final SEA Games 2011 di GBK.
Kala itu, Malaysia U-23 menundukkan Indonesia lewat adu penalti di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah.
Salah satu pahlawan kemenangan saat itu, Mahalli Jasuli, kini turut membakar semangat skuad muda Malaysia dengan pesan motivasional.
"Saya ingat saat itu (SEA Games 2011) kami tahu Indonesia tim bagus, tapi kami punya keyakinan pada diri sendiri," ujar Jasuli seperti dikutip New Straits Times.
Menurutnya, kunci menang di GBK adalah mental kuat. "Abaikan semua kebisingan dari suporter dan bermainlah untuk negara," lanjutnya.
Kapten Malaysia: Kami Siap Bertempur
Kapten Malaysia U-23, Ubaidullah Shamsul, juga angkat bicara. Ia menegaskan kesiapan timnya menghadapi tekanan dan atmosfer panas di GBK.
"Tentu, pertandingan melawan Indonesia ini punya emosional sendiri, karena rivalitas kedua negara. Tapi pemain sudah siap baik secara fisik dan mental," kata Shamsul.
Media Sosial Panas, GBK Disebut ‘Tempat Latihan’
Salah satu akun fanbase @malaysiafootballhub bahkan memprovokasi lewat unggahan:
"Stadion Gelora Bung Karno – Tempat latihan Harimau Malaya. Senin ini Malaysia akan buktikan sekali lagi mode bantai."
Unggahan ini langsung dibanjiri komentar pedas dari netizen Indonesia. GBK yang selama ini menjadi simbol kebanggaan sepak bola nasional, tentu bukan sekadar "tempat latihan."
"Kok ada tim yg kalah dgn Philipina ya," tulis @irul_man****.
"Menang Sombong, Kalah Banyak Alasan," tulis @arie***.
"Kocak masih terjebak di tahun gajah wkwkwk, padahal pertemuan terakhir kena rogol 1-4," tulis @oldbo****.
Garuda Muda Diharapkan Jawab di Lapangan
Alih-alih meredupkan semangat Garuda Muda, provokasi Malaysia ini justru menjadi motivasi tambahan.
Tim asuhan Gerald Vanenburg kini punya beban moral lebih: tidak hanya menang untuk lolos semifinal, tapi juga menjaga kehormatan GBK sebagai markas yang angker bagi lawan.
Pertandingan Indonesia U-23 vs Malaysia U-23 bukan sekadar laga biasa, tapi pertaruhan gengsi dua negara bertetangga yang punya sejarah rivalitas panjang.
Apakah sesumbar Malaysia akan terbukti? Atau justru menjadi bumerang? Jawabannya akan tersaji di atas rumput GBK malam ini. (dam)
Editor : Damianus Bram