Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Simak Daftar 18 Kandang Peserta BRI Super League 2025/2026, Tertarik Nonton?

Damianus Bram • Minggu, 20 Juli 2025 | 03:21 WIB
Masyarakat Kota Solo beraktivitas di sekitar Stadion Manahan
Masyarakat Kota Solo beraktivitas di sekitar Stadion Manahan

SOLOBALAPAN.COM – Kompetisi BRI Super League 2025/2026 akan segera dimulai pada Agustus mendatang, setelah mengganti nama dari Liga 1.

Klub-klub peserta telah mempersiapkan skuad terbaik mereka, mendatangkan pelatih baru, atau memperpanjang kontrak pemain bintang.

Namun, selain urusan tim dan pelatih, stadion-stadion yang menjadi markas mereka tak kalah menarik perhatian.

Stadion-stadion ini tersebar dari Sumatera hingga Maluku, dengan kapasitas yang bervariasi, mulai dari yang bisa menampung 80 ribu penonton hingga yang hanya mampu menampung 8.000 penonton.

Publik penggemar sepak bola tanah air pasti berharap tim favorit mereka tampil maksimal di kandang masing-masing, sembari menikmati hiburan pertandingan yang mengembalikan sepak bola sebagai hiburan rakyat.

Berikut adalah daftar stadion kandang peserta BRI Super League 2025/2026:

1. Persija Jakarta – Jakarta International Stadium (Jakarta, ±82.000)

Jakarta International Stadium (JIS), stadion megah di Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi markas Persija Jakarta.

Dengan kapasitas 82.000 penonton, JIS adalah stadion terbesar di Indonesia dan dilengkapi fasilitas canggih, termasuk atap buka-tutup dan rumput hybrid.

Stadion ini menjadi salah satu tempat Piala Dunia U-17 2023 dan merupakan simbol sepak bola kelas dunia.

2. Persib Bandung – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Bandung, ±38.000)

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dengan kapasitas sekitar 38.000 penonton, telah menjadi markas Persib sejak 2013.

Setelah beberapa kali berpindah markas, GBLA kini menjadi kandang permanen Maung Bandung, melanjutkan prestasi mereka di kompetisi Indonesia.

3. Persebaya Surabaya – Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya, ±46.800)

Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) memiliki kapasitas 46.800 penonton dan telah direnovasi untuk Piala Dunia U-17 2023.

GBT tetap menjadi markas Persebaya Surabaya dan akan menjadi tempat pertarungan mereka di BRI Super League 2025/2026.

4. Arema FC – Stadion Kanjuruhan (Malang, ±21.600)

Baca Juga: Ini Dia Jadwal dan Link Streaming Laga Timnas Indonesia U-23 vs Filipina di Piala AFF U-23 2025

Setelah tragedi kelam 2022, Stadion Kanjuruhan mengalami renovasi besar.

Dengan kapasitas 21.600 tempat duduk, stadion ini siap menjadi rumah bagi Arema FC, dengan peningkatan kualitas dan keselamatan yang sangat ketat.

5. Bali United – Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar, Bali, ±18.000)

Stadion Kapten I Wayan Dipta adalah kandang Bali United dengan kapasitas 18.000 penonton.

Setelah beberapa renovasi, stadion ini menjadi simbol keberhasilan klub dan sudah sering menjadi tuan rumah pertandingan Piala AFC.

6. Borneo FC Samarinda – Stadion Segiri (Samarinda, ±13.000)

Stadion Segiri berkapasitas sekitar 13.000 penonton dan telah menjadi markas Borneo FC sejak 1972.

Kendati kapasitasnya tergolong kecil, Segiri tetap menjadi tempat yang penuh semangat berkat dukungan Pusamania, suporter fanatik Borneo FC.

7. Bhayangkara Presisi Indonesia FC – Stadion Sumpah Pemuda (Bandar Lampung, ±25.000)

Bhayangkara Presisi Indonesia FC kini bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda di Bandar Lampung dengan kapasitas 25.000 penonton.

Kepindahan ini menjadi langkah strategis klub dalam membangun basis suporter baru.

8. Dewa United FC – Banten International Stadium (Serang, ±30.000)

Dewa United memilih Banten International Stadium (BIS) sebagai markas baru dengan kapasitas 30.000 penonton.

Stadion ini menjadi tempat penting bagi Dewa United setelah mereka memutuskan untuk pindah dari Tangerang.

9. Madura United FC – Stadion Gelora Ratu Pamelingan (Pamekasan, ±13.500)

Stadion Gelora Ratu Pamelingan di Pamekasan, Madura, menjadi kandang bagi Madura United, dengan kapasitas 13.500 penonton.

Meski kapasitas kecil, stadion ini tetap dipenuhi dukungan Laskar Sakera yang selalu membakar semangat tim.

10. Malut United FC – Stadion Gelora Kie Raha (Ternate, ±15.000)

Malut United FC, yang baru promosi, akan bermarkas di Stadion Gelora Kie Raha di Ternate.

Dengan kapasitas 15.000 penonton, stadion ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Maluku Utara.

11. Persijap Jepara – Stadion Gelora Bumi Kartini (Jepara, ±8.570)

Stadion Gelora Bumi Kartini, berkapasitas 8.570 penonton, menjadi kandang bagi Persijap Jepara.

Meskipun ukurannya kecil, stadion ini tetap menjadi tempat bersejarah bagi Laskar Kalinyamat.

12. Persik Kediri – Stadion Brawijaya (Kediri, ±10.000–20.000)

Stadion Brawijaya yang berkapasitas bervariasi antara 10.000 hingga 20.000 tempat duduk, kembali menjadi markas Persik Kediri.

Meskipun tidak besar, atmosfer yang dihasilkan oleh suporter Persikmania menjadikan stadion ini tempat yang sulit ditaklukkan.

13. Persis Solo – Stadion Manahan (Surakarta, ±20.000)

Stadion Manahan yang baru direnovasi menjadi markas Persis Solo, dengan kapasitas sekitar 20.000 penonton.

Stadion ini dikenal modern dan telah digunakan untuk berbagai pertandingan penting, termasuk final Piala Dunia U-17 2023.

14. Persita Tangerang – Stadion Sport Center Kelapa Dua (Tangerang, ±30.000)

Baca Juga: Hadapi Cuaca Panas dan Latihan Berat, Ini Cara Xandro Schenk Cepat Beradaptasi dengan Persis Solo

Stadion Sport Center Kelapa Dua, juga dikenal sebagai Indomilk Arena, menjadi kandang Persita Tangerang dengan kapasitas 30.000 penonton.

Stadion ini menawarkan fasilitas modern untuk mendukung performa tim.

15. PSBS Biak – Stadion Maguwoharjo (Sleman, ±20.000–40.000)

PSBS Biak menggunakan Stadion Maguwoharjo, Sleman, sebagai kandang mereka.

Dengan kapasitas 20.000–40.000 penonton, stadion ini menjadi markas sementara setelah stadion asli PSBS, Stadion Cendrawasih, tidak memenuhi standar.

16. PSIM Jogjakarta – Stadion Maguwoharjo (Sleman, ±20.000–40.000)

PSIM Jogjakarta juga menggunakan Stadion Maguwoharjo karena stadion mereka, Mandala Krida, belum memenuhi standar Super League.

Suporter Barajamusti tetap mendukung tim di Sleman meski jauh dari pusat Kota Jogjakarta.

17. PSM Makassar – Stadion Gelora BJ Habibie (Parepare, ±8.000)

Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare menjadi kandang PSM Makassar dengan kapasitas 8.000 penonton.

Meski kecil, stadion ini tetap menjadi tempat yang hidup berkat dukungan suporter PSM.

18. Semen Padang FC – Stadion Haji Agus Salim (Padang, ±11.000)

Stadion Haji Agus Salim yang berkapasitas 11.000 penonton menjadi kandang Semen Padang FC.

Setelah direnovasi pasca gempa 2009, stadion ini kembali menjadi markas yang penuh semangat bagi Semen Padang dan suporter mereka. (dam)

Editor : Damianus Bram
#liga 1 #persib #Super League 2025/2026 #persija #BRI Super League #persis solo #stadion #persebaya #kandang