SOLOBALAPAN.COM – Ajang balap motor bergengsi Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 kembali digelar di Sirkuit Sachsenring, Jerman, pada Minggu (13/7/2025).
Dua pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa, tampil memukau dan mencuri perhatian publik internasional.
Veda Ega Pratama sukses merebut posisi pertama pada race kedua setelah mencatatkan waktu 28 menit 26,509 detik. Penampilan impresif ini sekaligus memperkecil jarak poinnya di klasemen sementara.
Veda kini mengumpulkan 130 poin, hanya terpaut 24 angka dari pemuncak klasemen, Hakim Danish yang mengoleksi 154 poin.
Rekan senegaranya, Kiandra Ramadhipa, juga menunjukkan performa luar biasa. Ia berhasil finis di posisi keempat dengan selisih waktu hanya +1,110 detik dari Veda.
Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa talenta muda Indonesia siap bersaing di kancah balap motor dunia.
Selebrasi kemenangan Veda juga tak kalah menarik perhatian. Ia menampilkan gaya "Aura Farming", sebuah gestur selebrasi yang tengah viral di kalangan selebritas dan pebalap dunia. Bahkan Marc Marquez, sang juara kelas utama MotoGP Sachsenring 2025, turut menirukan selebrasi unik tersebut.
Hasil Lengkap Race 2 Red Bull Rookies Cup Sachsenring 2025 – Minggu (13/7):
-
Veda Ega Pratama (Indonesia) – 28:26.509
-
Zen Mitani (Jepang) – +0,731 detik
-
Yaroslav Karpushin (Montenegro) – +0,856 detik
-
Kiandra Ramadhipa (Indonesia) – +1,110 detik
-
David Gonzalez (Spanyol) – +1,242 detik
-
Carter Thompson (Australia) – +1,332 detik
-
Giulio Pugliese (Italia) – +1,391 detik
-
Benat Fernandez (Spanyol) – +1,416 detik
-
Kristian Daniel (Malaysia) – +1,548 detik
Pada race pertama yang digelar sehari sebelumnya, Sabtu (12/7/2025), dua pembalap Indonesia juga tampil mengesankan. Kiandra Ramadhipa finis di posisi kedua, sementara Veda harus puas di posisi keempat. Meskipun belum meraih kemenangan, performa mereka sangat menjanjikan.
Red Bull MotoGP Rookies Cup merupakan ajang balap yang mempertemukan pembalap-pembalap muda berbakat dari seluruh dunia. Digelar pertama kali pada 2007, ajang ini menjadi pintu gerbang menuju kejuaraan dunia MotoGP kelas Moto3, Moto2, hingga MotoGP.
Veda Ega Pratama sendiri berasal dari keluarga pembalap. Ayahnya, Sudarmono, merupakan pembalap internasional yang pernah berlaga di berbagai kelas, mulai dari bebek sport 152 cc, sport 250 cc, hingga super sport 600 cc. Talenta Veda pun menjadi harapan besar bagi Indonesia di ajang balap motor internasional. (an)
Editor : Andi Aris Widiyanto