SOLOBALAPAN.COM – MotoGP Jerman 2025 di Sachsenring menjadi panggung sempurna bagi dua pembalap bersaudara dari Cervera, Marc Marquez dan Alex Marquez.
Balapan seri ke-11 ini bukan hanya menandai kemenangan dominan Marc pada balapan ke-200-nya di kelas premier, tapi juga menjadi pembuktian ketangguhan Alex Marquez yang tampil impresif meski baru saja menjalani operasi tangan kiri.
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, merayakan balapan ke-200-nya di kelas MotoGP dengan kemenangan sempurna.
"Tidak ada cara yang lebih baik dari ini untuk merayakan Grand Prix ke-200 saya pada MotoGP," ujar rider berusia 32 tahun itu.
Marquez memimpin sejak start hingga finis dalam 30 putaran balapan, bahkan sempat unggul hingga 7,3 detik sebelum menyentuh garis akhir dengan jarak 6,3 detik dari Alex Marquez yang finis di posisi kedua.
Meski terlihat dominan, Marquez mengaku balapan tersebut tetap menuntut konsentrasi tinggi karena banyaknya kecelakaan yang terjadi.
"Kecelakaan beruntun itulah yang membuat saya harus menjaga konsentrasi, dan itu sulit," aku Marquez, dilansir dari Motorsport.
Sebelumnya, Alex mengalami kecelakaan di MotoGP Belanda 2025 yang membuatnya patah tulang metakarpal kedua dan langsung menjalani operasi di Madrid pada Minggu (29/6) malam waktu setempat. Operasi dinyatakan sukses dan ia langsung memulai rehabilitasi.
"Operasi patah tulang tangan kiri telah berhasil dijalani," tulis Gresini Racing dalam media sosial resmi mereka.
"Pemeriksaan pertama setelah operasi, sangat positif!! Kami memulai rehabilitasi!" kata Alex Marquez.
Kondisi Alex sempat diragukan untuk tampil di Sachsenring, namun ia justru menunjukkan ketangguhan luar biasa.
"Saya pikir cederanya membantu saya untuk tidak terjatuh, sejujurnya!" ucap Alex dengan nada bercanda kepada TNT Sports, dilansir dari Crash.net.
"Saya beruntung. Dua pembalap di depan terjatuh. Realitasnya saya di posisi keempat, mungkin bersaing untuk podium dengan Bezzecchi."
Momen krusial datang ketika Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) dan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) terjatuh di Tikungan 1, membuka jalan bagi Alex meraih posisi kedua.
"Selama dua akhir pekan ini saya harus bertahan. Untuk akhir pekan pertama (GP Jerman), saya telah bertahan dengan mood yang bagus."
Marc kini unggul 81 poin dari Alex di posisi kedua klasemen. Sementara itu, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) tertinggal jauh dari keduanya.
Meski jarak semakin melebar, Alex tetap menunjukkan optimisme untuk balapan berikutnya di MotoGP Ceska di Brno, Republik Ceska.
"Kita lihat bagaimana saya memulihkan diri untuk Brno," tukas Alex.
"Itu karena hanya tiga hari sampai kami tiba di sana. Saya akan mencoba melakukan yang terbaik."
"Semua upaya yang saya lakukan dengan fisioterapis membuahkan hasil, ini bagus." (lz)