SOLOBALAPAN.COM - Kemenangan telak Oxford United atas Arema FC di Piala Presiden 2025 harus dibayar sangat mahal.
Striker andalan Timnas Indonesia, Ole Romeny, mengalami cedera parah akibat tekel brutal dari pemain Arema FC, Paulinho Moccelin.
Insiden yang terjadi dalam laga di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (10/7/2025), ini sontak memicu kemarahan publik sepak bola Indonesia.
Aksi Paulinho dinilai tidak hanya kasar, tetapi juga berpotensi merugikan persiapan skuad Garuda di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kronologi Insiden dan Keputusan Kontroversial Wasit
Oxford United memenangkan laga dengan skor telak 4-0, di mana Ole Romeny turut menyumbang satu gol.
Namun, pada menit ke-16, sebuah tekel keras dari Paulinho membuat Romeny terkapar kesakitan dan tidak bisa melanjutkan pertandingan.
Ia harus ditandu keluar lapangan untuk mendapat perawatan intensif.
Yang membuat situasi semakin panas adalah keputusan wasit. Meskipun telah meninjau melalui VAR, wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Paulinho.
Keputusan ini dianggap sangat kontroversial dan dikecam banyak pihak, termasuk oleh Romeny sendiri.
"Lawak! Tidak kartu merah??" tulis Ole Romeny melalui akun Instagram pribadinya, disertai emoji tertawa sinis yang menunjukkan rasa kecewanya.
Amarah Netizen: Serbu Akun Paulinho, Sebut Gaya 'Tarkam'
Kekecewaan publik meledak di media sosial. Akun Instagram Paulinho Moccelin, @paulinhomoccelin94, langsung diserbu oleh ribuan komentar pedas dari warganet.
Saking banyaknya, kolom komentar di unggahan perkenalannya sebagai pemain Arema FC yang mencapai lebih dari 33 ribu komentar akhirnya ditutup oleh sang pemain pada Jumat (11/7/2025).
Warganet menilai aksi Paulinho tidak pantas untuk sebuah turnamen pramusim.
"Ini cuma Piala Presiden, kenapa main bar-bar? Ole itu aset negara!" tulis seorang netizen.
Banyak pula yang menyebut gaya permainannya seperti pemain "tarkam" (antar kampung) yang tidak beretika.
Update Kondisi Romeny dan Ancaman Bagi Skuad Garuda
Kondisi Romeny kini menjadi perhatian utama. Pelatih Oxford United, Gary Rowett, mengonfirmasi bahwa cedera strikernya cukup serius.
“Saya ingin mengatakan bahwa cederanya cukup buruk,” ujarnya, seraya pesimistis Romeny bisa tampil di sisa laga Piala Presiden.
Romeny sendiri memberikan kabar terbaru melalui Instagram.
Ia mengunggah foto dirinya terbaring sambil menggunakan kruk, dengan keterangan yang mengonfirmasi bahwa ia harus menepi untuk sementara waktu.
"Terima kasih atas semua dukungan. Sayangnya saya harus out untuk sementara waktu," tulis striker keturunan Medan tersebut.
"Saya akan melakukan segala cara untuk kembali segera. Angkat kepala selalu," lanjutnya penuh semangat.
Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia, yang sangat mengandalkan ketajamannya di lini depan untuk laga-laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.
Lebih dari Sekadar Pelanggaran
Insiden tekel Paulinho terhadap Ole Romeny telah menjadi lebih dari sekadar pelanggaran keras di lapangan.
Kasus ini membuka kembali perdebatan sengit tentang standar perlindungan pemain, kualitas wasit, dan sportivitas dalam sepak bola Indonesia.
Dengan aset penting Timnas yang kini terancam absen di laga krusial, publik menuntut PSSI dan operator liga untuk lebih tegas dalam memastikan permainan keras tidak melampaui batas menjadi aksi yang mencederai dan merugikan kepentingan nasional. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo