SOLOBALAPAN.COM - MotoGP Jerman 2025 di Sachsenring akhir pekan ini tak hanya menghadirkan pertarungan prestisius, tetapi juga berpotensi menjadi momen bersejarah bagi Marc Marquez.
Sang pembalap Ducati punya peluang besar untuk mencatat rekor kemenangan terbanyak di MotoGP Jerman.
Sementara itu, saudaranya Alex Marquez tengah berpacu dengan waktu untuk kembali ke lintasan setelah menjalani operasi tangan.
Marc Marquez sedang dalam performa puncak. Ia sukses menorehkan tiga kemenangan beruntun di MotoGP Aragon, Italia, dan Belanda.
Catatan ini membuatnya diunggulkan untuk meraih kemenangan keempat beruntun di Sachsenring, trek yang dikenal sangat cocok dengan gaya balapnya.
“Di Sachsenring, ceritanya sedikit berbeda: trek ini cocok dengan gaya balap saya dan inilah poin yang harus saya manfaatkan sepenuhnya,” ucap Marquez.
Sejak debutnya di MotoGP, Marquez telah mengoleksi delapan kemenangan di Jerman (2013 hingga 2019, dan 2021).
Jumlah tersebut menyamai rekor Giacomo Agostini yang mendominasi kelas 500cc pada era 1960–1970-an.
Jika menang kali ini, Marquez akan menjadi satu-satunya pembalap aktif dengan sembilan kemenangan di Sachsenring.
Marc Marquez diunggulkan menang pada MotoGP Jerman. Pembalap kelahiran Cervera, Spanyol ini sedang dalam tren positif.
Baca Juga: Kapan Game Upin dan Ipin Universe Dirilis di Steam dan PS5? Ini Fitur Lengkap hingga Jadwal Rilisnya
Selain Marquez, pembalap aktif yang pernah menang di MotoGP Jerman hanyalah Fabio Quartararo, Jorge Martin, dan Francesco Bagnaia.
Sementara Marc siap mencetak sejarah, Alex Marquez datang ke Sachsenring dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.
Usai operasi tangan kiri akibat kecelakaan di MotoGP Belanda, Alex menegaskan bahwa keputusannya datang ke Jerman adalah bagian dari strategi menjaga peluang juara.
“Kalau saya ada di sini, itu artinya saya merasa siap,” ujar Alex kepada media.
“Kalau yang cedera tangan kanan, saya pasti tidak akan datang. Tapi dengan tangan kiri, saya masih bisa balapan dengan beberapa penyesuaian.”
Alex Marquez menggunakan pelindung khusus pada sarung tangan dan handlebar untuk meminimalkan tekanan pada cedera.
Selain itu, ia telah dinyatakan cukup fit oleh tim medis MotoGP untuk mengikuti sesi Latihan Bebas 1 (FP1).
“Tujuan utamanya adalah melakukan FP1 dan melihat bagaimana tubuh saya bereaksi. Tapi saat ini, saya merasa siap untuk menjalani akhir pekan.”
Namun, keikutsertaan Alex sepanjang akhir pekan masih bergantung pada evaluasi medis lanjutan. Apabila kondisinya memburuk setelah FP1, ia bisa digantikan oleh test rider Gresini.
MotoGP 2025 kian menarik dengan persaingan antar kakak-beradik Marquez. Saat ini, Alex Marquez berada di posisi kedua klasemen, tertinggal 68 poin dari kakaknya, Marc Marquez.
Ia unggul 58 poin atas Francesco Bagnaia, yang berada di posisi ketiga.
“Kami berada di antara dua Ducati resmi, bertarung dengan juara delapan kali, yaitu Marc ... dan kami berada di depan Pecco (Bagnaia), jadi ini sangat bagus, dan untuk alasan itu saya berada di sini,” tambahnya.
Alex menyadari bahwa Sachsenring mungkin bukan tempat untuk memaksakan podium.
Namun, mengumpulkan poin dan menjaga ritme menjadi prioritas utama agar tetap kompetitif dalam perebutan gelar juara.
Situasi Terkini Jelang Balapan
MotoGP Jerman 2025 juga diwarnai absennya pembalap Tech3 KTM, Enea Bastianini, karena menderita radang usus buntu. Ini menambah daftar cedera di tengah padatnya kalender balap.
Sementara itu, semua mata kini tertuju ke dua pembalap asal Spanyol ini. Marc Marquez membidik sejarah baru, sementara Alex Marquez berjuang membuktikan ketangguhan di tengah keterbatasan fisik.
MotoGP Sachsenring 2025 akan menjadi panggung bagi determinasi, rekor, dan drama antarkakak-adik yang berjuang demi ambisi tertinggi di dunia balap motor. (lz)
Editor : Laila Zakiya