Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Terungkap, Ini Spesifikasi Mobil Lamborghini Milik Diogo Jota: Kecepatan 325 Km per Jam, Sistem RWD Jadi Sorotan

Didi Agung Eko Purnomo • Sabtu, 5 Juli 2025 | 02:44 WIB
Diogo Jota.
Diogo Jota.

SOLOBALAPAN.COM - Di balik tragedi kecelakaan maut yang merenggut nyawa bintang Liverpool, Diogo Jota, dan adiknya, Andre Silva, kini terungkap detail mengenai kendaraan yang mereka tumpangi.

Diduga kuat, Jota mengendarai sebuah supercar Lamborghini Huracan EVO, sebuah "banteng ganas" dengan performa luar biasa namun juga memiliki risiko tinggi saat kondisi kritis.

Identifikasi dari Pelek dan Serpihan Bodi

Kecelakaan tragis yang terjadi pada Kamis (3/7/2025) dini hari itu membuat kondisi mobil terbakar hebat, sehingga sulit diidentifikasi.

Namun, petugas setempat berhasil mengenali jenis mobil dari pelat nomor dan peleknya yang masih utuh, serta dari serpihan-serpihan bodi yang terlempar dari lokasi.

Spesifikasi Gahar: Kecepatan 325 Km/Jam dan Harga Rp6,5 Miliar

Lamborghini Huracan EVO bukanlah mobil sembarangan. Ditenagai mesin V-10 berkapasitas 5,2 liter, mobil ini mampu menghasilkan 640 tenaga kuda.

Akselerasinya dari 0-100 km/jam hanya butuh 3,2 detik, dengan kecepatan maksimal yang bisa menyentuh 325 km/jam.

Di Spanyol, harga supercar pabrikan Italia ini ditaksir mencapai hampir 340.000 euro atau setara dengan Rp6,5 miliar.

Analisis Faktor Kecelakaan: Kombinasi Maut Tiga Elemen

Beberapa faktor diduga kuat menjadi penyebab kecelakaan fatal ini:

  1. Dugaan Ban Pecah: Penyebab utama diyakini adalah ban yang pecah secara tiba-tiba saat Jota berusaha menyalip kendaraan lain dalam kecepatan tinggi.

  2. Sistem RWD yang Sulit Dikendalikan: Lamborghini Huracan EVO menggunakan sistem penggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive).

    Media Spanyol El Mundo mengutip pakar yang menyatakan, "Dalam situasi kritis seperti ban meletus, sangat sulit untuk mengendalikan mobil (RWD)," karena mobil cenderung kehilangan traksi dan menjadi liar.

  3. Kondisi Jalan dan Waktu: Jalan tol A-52, lokasi kecelakaan, dilaporkan sebagai salah satu "jalur neraka" di Spanyol.

    Jota melakukan perjalanan pada tengah malam, diduga terburu-buru mengejar kapal feri ke Inggris, dalam kondisi medan berbukit dengan pencahayaan yang sangat terbatas.

Tragedi yang menimpa Diogo Jota dan adiknya ini diduga kuat merupakan kombinasi maut dari faktor mekanis, karakteristik kendaraan berperforma tinggi, dan kondisi eksternal yang tidak mendukung. 

Analisis ini memberikan gambaran yang lebih jelas, sekaligus lebih memilukan, mengenai detik-detik terakhir kehidupan sang bintang sepak bola. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#diogo jota #mobil lamborghini #spesifikasi