Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Persebaya Gagal Tampil di ASEAN Club Championship, Ini Reaksi Bonek

Damianus Bram • Jumat, 4 Juli 2025 | 22:54 WIB
Bonek ingatkan Persebaya Surabaya harus fokus Liga 1 usai tak bermain di ASEAN Club Championship 2025/2026.
Bonek ingatkan Persebaya Surabaya harus fokus Liga 1 usai tak bermain di ASEAN Club Championship 2025/2026.

SOLOBALAPAN.COM — Persebaya Surabaya dan Malut United dipastikan batal tampil di ajang ASEAN Club Championship (ACC) 2025/2026.

Kabar ini cukup mengejutkan, mengingat, klub asal Kota Pahlawan itu sebelumnya telah ditunjuk PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai salah satu wakil Indonesia bersama Malut United.

Sayangnya, penunjukan tersebut ditolak oleh AFF karena tidak sesuai regulasi, yang hanya memperbolehkan juara dan runner-up Liga 1 musim lalu tampil di ajang tersebut.

Sementara, Persebaya dan Malut United adalah peringkat ke-4 dan ke-3 Liga 1 musim 2024/2025.

Akun fanbase @persebayafans.27 menjadi salah satu yang pertama mengabarkan kabar mengecewakan ini kepada publik lewat unggahan di Instagram.

Respons pun langsung membanjiri kolom komentar. Banyak Bonek—julukan pendukung Persebaya—yang mengungkapkan kekecewaan. Namun, tak sedikit pula yang menyuarakan semangat untuk fokus di Liga 1.

“Bismillah musim ngarep isok peringkat 2 rek cek iso Asia,” tulis salah satu Bonek di kolom komentar.

“Konsentrasi Liga 1, target juara 1. Bravo Jol,” imbuh yang lain.

“Wes ambil hikmahe ae, fokus ng liga,” tambah Bonek lainnya.

“FOKUS KONSENTRASI KONSISTEN DI LIGA INDONESIA WANI,” seru komentar lain penuh semangat.

PT LIB Beberkan Alasan Penunjukan Persebaya dan Malut United

PT LIB akhirnya buka suara terkait polemik ini. Direktur Utama LIB Ferry Paulus menjelaskan, keputusan menunjuk Malut United dan Persebaya dilakukan untuk menjaga keseimbangan kompetisi.

Menurut Ferry, sulit bagi klub yang tampil di tiga turnamen sekaligus—Liga 1, Piala Indonesia, dan kompetisi Asia seperti AFC Cup atau Liga Champions Asia—untuk tampil maksimal.

“ACC Shopee Cup penting bagi Indonesia, tapi regulasi belum sejalan. Kami tetap terbuka untuk berpartisipasi musim 2026/27 mendatang,” ujar Ferry.

Keputusan ini, kata Ferry, menunjukkan profesionalisme dan konsistensi sistem sepak bola Indonesia.

Indonesia, melalui PSSI dan LIB, tetap mendukung penuh turnamen ACC dan siap ambil bagian di edisi berikutnya.

Fokus Juara Liga 1 Jadi Target Realistis Persebaya

Bagi Bonek, kegagalan tampil di turnamen regional memang mengecewakan. Tapi, semangat mereka untuk terus mendukung Green Force tidak pernah surut.

Kini, perhatian penuh dialihkan ke kompetisi domestik. Dengan jadwal yang lebih ringan, target realistis seperti finis di dua besar atau menjadi juara Liga 1 menjadi motivasi baru.

“Musim 2025/2026 bisa jadi awal kebangkitan Persebaya,” ujar salah satu penggemar fanatik.

Dengan dukungan penuh dari Bonek, pemain, dan manajemen, mimpi membawa pulang trofi Liga 1 ke Surabaya bukan hal yang mustahil. (dam)

Editor : Damianus Bram
#liga 1 #acc #Malut United #persebaya #bonek #ASEAN Club Championship