SOLOBALAPAN.COM — Persaingan sengit di posisi penjaga gawang Liga 1 Indonesia 2025/2026 akan semakin menarik.
Pasalnya, sejumlah kiper asing berkualitas terus bergabung dengan klub-klub Indonesia.
Persib Bandung kini menjadi sorotan utama karena memimpin parade kiper asing musim ini.
Sebanyak sembilan kiper asing dipastikan akan bersaing menjaga gawang di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut.
Jumlah ini meningkat dibandingkan musim sebelumnya. Dan hal ini menandakan tren klub-klub Liga 1 yang semakin mengandalkan penjaga gawang impor.
Dari sembilan kiper tersebut, dua di antaranya adalah wajah baru yang baru saja didatangkan oleh Persib Bandung dan Bali United.
Sementara tujuh lainnya merupakan kiper asing yang dipertahankan klub-klubnya berkat performa solid musim lalu.
Persib Bandung menjadi klub yang paling disorot karena melakukan perubahan besar di sektor penjaga gawang.
Maung Bandung resmi melepas Kevin Ray Mendoza dan merekrut Adam Przybek sebagai penggantinya.
Adam Przybek, kiper berkebangsaan Inggris-Polandia, musim lalu bermain di klub divisi pertama Liga Wales, Penybont.
Bersama Penybont, Przybek tampil dalam 33 pertandingan, mencatatkan 14 clean sheet, dan hanya kebobolan 28 gol.
Rekam jejak tersebut membuat Persib Bandung yakin Przybek adalah sosok yang tepat untuk memperkuat pertahanan mereka.
Ambisi tim adalah meraih gelar juara musim ini dengan lini pertahanan yang semakin solid.
Sementara itu, Bali United juga melakukan manuver serupa dengan mendatangkan kiper baru untuk menggantikan Adilson Maringa.
Tim Serdadu Tridatu memilih kiper asal Belanda, Mike Hauptmeijer, sebagai penjaga gawang utama musim ini.
Mike Hauptmeijer direkrut dari klub Eredivisie Belanda, PEC Zwolle. Meski hanya tampil dalam empat pertandingan, Bali United melihat potensi besar dalam diri Hauptmeijer.
Dengan dua kiper baru ini, total kiper asing di Liga 1 Indonesia 2025/2026 kini berjumlah sembilan.
Fakta menarik lainnya adalah lima dari sembilan kiper di Liga 1 Indonesia tersebut berasal dari Brasil. Ini menunjukkan dominasi Negeri Samba dalam pos penjaga gawang.
Kiper-kiper asal Brasil masih menjadi primadona di Liga 1 karena kualitas teknik dan pengalaman yang mumpuni.
Klub-klub seperti Semen Padang, Persija Jakarta, Madura United, Persik Kediri, dan Arema FC tetap setia menggunakan jasa kiper asal Brasil.
Arthur Augusto tetap menjadi andalan Semen Padang setelah tampil konsisten musim lalu.
Persija Jakarta juga mempertahankan Carlos Eduardo, yang tampil solid dalam menjaga gawang Macan Kemayoran.
Dida masih menjadi pilihan utama Madura United, terus menunjukkan performa stabil dan mampu mengomandoi lini pertahanan.
Léon Navacchio tetap dipercaya sebagai tembok terakhir pertahanan Persik Kediri.
Arema FC kembali mengandalkan Lucas Frigeri untuk memperbaiki performa klub yang musim lalu sempat terseok di papan bawah klasemen.
Selain dominasi Brasil, kiper asal Portugal juga turut mengisi slot penjaga gawang asing di Liga 1.
Igor Rodrigues kembali dipercaya untuk mengawal gawang Persita Tangerang setelah mencatatkan performa impresif musim lalu.
Dewa United pun masih mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Sonny Stevens, kiper asal Belanda yang musim lalu tampil solid dan menjadi salah satu pilar pertahanan Tangsel Warriors.
Stevens membuktikan bahwa kiper Eropa tetap punya tempat tersendiri di Liga Indonesia.
Dengan komposisi tersebut, Liga 1 Indonesia 2025/2026 akan menyajikan duel menarik antar kiper asing yang membuktikan kualitasnya di lapangan.
Persaingan tidak hanya terjadi di lini serang, tetapi juga di bawah mistar gawang yang kini dihuni pemain-pemain berkualitas.
Daftar 9 Kiper Asing di Liga 1 Indonesia 2025/2026:
- Adam Przybek (Persib Bandung/Inggris-Polandia) - Rp 1,74 miliar
- Sonny Stevens (Dewa United/Belanda) - Rp 6,08 miliar
- Mike Hauptmeijer (Bali United/Belanda) - Rp 1,74 miliar
- Arthur Augusto (Semen Padang/Brasil) - Rp 4,35 miliar
- Carlos Eduardo (Persija Jakarta/Brasil) - Rp 1,30 miliar
- Dida (Madura United/Brasil) - Rp 3,48 miliar
- Léo Navacchio (Persik Kediri/Brasil) - Rp 1,74 miliar
- Lucas Frigeri (Arema FC/Brasil) - Rp 869,08 juta
- Igor Rodrigues (Persita Tangerang/Portugal) - Rp 5,65 miliar
Musim ini akan menjadi ujian berat sekaligus panggung unjuk gigi bagi para kiper asing tersebut.
Mampukah Adam Przybek membuktikan bahwa kepercayaan Persib Bandung bukan keputusan sia-sia?
Atau justru kiper-kiper lama seperti Carlos Eduardo dan Dida yang tetap menunjukkan dominasi mereka?
Jawabannya akan tersaji sepanjang Liga 1 musim 2025/2026 yang penuh gengsi dan persaingan ketat.
Dengan kualitas penjaga gawang yang semakin meningkat, publik sepak bola nasional layak menantikan pertandingan-pertandingan penuh aksi penyelamatan spektakuler.
Satu yang pasti, pertahanan kini menjadi fokus utama klub-klub untuk bersaing di papan atas Liga 1. (dam)
Editor : Damianus Bram