Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kisah Diogo Jota yang Meninggal Tragis dalam Kecelakaan Mobil di Spanyol: Nyaris Gagal Jadi Pemain Sepak Bola karena Masalah Jantung di Awal Karir

Damianus Bram • Jumat, 4 Juli 2025 | 17:05 WIB
Diogo Jota saat meraih gelar Liga Inggris.
Diogo Jota saat meraih gelar Liga Inggris.

SOLOBALAPAN.COM – Dunia sepak bola kembali dikejutkan oleh kabar duka. Penyerang Liverpool dan Timnas Portugal, Diogo Jota, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil tragis bersama sang adik, André Silva, pada Kamis (3/7/2025) di Zamora, Spanyol.

Kabar ini mengejutkan publik, mengingat Jota baru saja membantu Liverpool meraih gelar Premier League musim lalu dan masih aktif bermain di level tertinggi.

Namun, di balik kesuksesan dan kejayaan bersama The Reds, tersimpan kisah perjuangan luar biasa dari Jota yang nyaris harus mengakhiri karir sepak bolanya di usia remaja akibat masalah jantung.

Pada 2013, saat berusia 17 tahun dan menjalani tes medis bersama klub Paços de Ferreira, Jota didiagnosis dengan kelainan detak jantung.

Kondisi ini sempat membuat kedua orang tuanya khawatir bahwa impian anak mereka menjadi pesepak bola profesional akan kandas.

Namun, Jota tetap tenang. Gilberto Andrade, koordinator tim muda Paços de Ferreira, mengenang momen itu dan berkata kepada The Telegraph pada 2020,

“Kami tidak menganggapnya sebagai masalah besar. Situasi seperti ini cukup sering terjadi dan biasanya bisa diselesaikan segera. Jota selalu tetap tenang,” jelasnya dikutip dari JawaPos.com.

Dalam wawancara dengan FourFourTwo pada 2021, Jota mengungkapkan perasaan saat menghadapi ketidakpastian tersebut.

“Itu adalah momen yang sulit. Saya sampai berpikir, apakah saya masih bisa terus bermain? Tapi saya selalu berusaha menjaga pola pikir positif dan percaya segalanya akan baik-baik saja,” ungkapnya.

Jota menjalani pemeriksaan lanjutan berupa studi elektrofisiologi sebelum akhirnya dinyatakan layak bermain.

Proses tersebut memaksanya melewatkan sebagian besar pramusim dan menunda debutnya bersama tim utama.

Setelah melewati cobaan tersebut, Jota berkembang menjadi salah satu penyerang terbaik di Eropa.

Ia bergabung dengan Liverpool dari Wolverhampton Wanderers pada 2020 dan mencetak 65 gol dalam 182 pertandingan untuk The Reds.

Bersama klub Merseyside tersebut, Jota meraih gelar Liga Inggris, FA Cup, dan Carabao Cup.

Di level internasional, Jota turut membantu Portugal menjuarai UEFA Nations League untuk kedua kalinya pada Juni 2025.

Sayangnya, semua pencapaian itu kini hanya menjadi kenangan.

Dalam pernyataan resmi, Guardia Civil Spanyol menjelaskan bahwa mobil Lamborghini yang ditumpangi Jota dan sang adik mengalami pecah ban saat menyalip, hingga keluar jalur dan terbakar. Keduanya tewas di tempat.

“Kami sangat terpukul atas kehilangan ini. Doa kami untuk keluarga Diogo dan André,” tulis Liverpool FC dalam pernyataan mereka.

Diogo Jota bukan hanya pesepak bola hebat, tetapi juga sosok pejuang sejati yang mengatasi gangguan jantung di masa remaja dan menorehkan sejarah bersama klub dan negaranya.

Kini, dunia mengenangnya dengan penuh cinta dan rasa kehilangan yang mendalam. (dam) 

Editor : Damianus Bram
#meninggal #diogo jota #timnas portugal #Diogo Jota meninggal #liverpool #kecelakaan