SOLOBALAPAN.COM - Persipura Jayapura menunjukkan keseriusan penuh dalam menatap kompetisi Liga 2 musim 2025-2026.
Dengan target mutlak untuk kembali ke Liga 1, tim berjuluk Mutiara Hitam ini mengusung strategi "pulang kampung" dengan memanggil kembali sederet mantan pemain bintangnya untuk memperkuat tim.
Dalam acara "Barito Putera Bersholawat", Persipura secara resmi memperkenalkan skuad dan jersey anyar mereka kepada publik.
Parade Bintang Kembali ke Tanah Papua
Manajemen telah memastikan kembalinya sejumlah nama besar yang siap berseragam Merah-Hitam lagi.
Para pemain seperti Ruben Sanadi, Ramai Rumakiek, dan Todd Rivaldo Ferre akan menjadi amunisi baru yang berkualitas.
Mereka akan bergabung dengan dua legenda hidup Persipura yang tetap setia, yaitu Boaz Solossa dan Ian Louis Kabes, menciptakan fondasi tim yang sarat pengalaman dan DNA juara.
Alfin Tuasalamony Jadi Incaran Selanjutnya
Pergerakan Persipura di bursa transfer belum berhenti. Kabarnya, mereka tengah serius mengincar bek kanan berpengalaman, Alfin Tuasalamony.
Peluang untuk memulangkan Alfin sangat besar, mengingat ia kini berstatus bebas transfer dan klub lamanya, Persibo Bojonegoro, akan bermain di Liga 3 musim depan.
Selain Alfin, Mutiara Hitam juga dirumorkan akan merekrut tujuh pemain dari juara Liga 2 musim lalu, PSBS Biak, untuk menambah kedalaman skuad.
Daftar 18 Pemain dalam Skuad Awal Persipura
Berikut adalah daftar 18 pemain yang telah diumumkan sebagai bagian dari skuad awal Persipura Jayapura untuk mengarungi Liga 2 musim 2025-2026:
- Boaz Solossa
- Ian Louis Kabes
- Yustinus Pae
- Ruben Sanadi
- Ramai Rumakiek
- Joshua Isir
- Gunansar Mandowen
- Marinus Wanewar
- Elisa Basna
- Reno Salampessy
- Arodi Uopdana
- Alex Dusay
- Markus Madjar
- Elvis Harewan
- Rido Yoku
- Rafael Sunuk
- Ferry Ayomi
- Yeter Amohoso
Dengan komposisi pemain yang memadukan loyalitas para legenda dan semangat para bintang yang "pulang kampung", Persipura Jayapura mengirimkan pesan yang jelas kepada para pesaingnya di Liga 2.
Mutiara Hitam siap berjuang habis-habisan untuk merebut tiket promosi dan kembali ke tempat yang seharusnya: panggung tertinggi sepak bola Indonesia. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo