SOLOBALAPAN.COM - Sebuah anomali besar akan terjadi di perhelatan akbar Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.
Tiga klub elite yang baru saja merajai liga domestik masing-masing—Barcelona, Liverpool, dan Napoli—dipastikan absen dalam edisi perdana format 32 tim ini.
Absennya para juara ini memicu tanda tanya besar di kalangan pecinta sepak bola, dan jawabannya terletak pada sistem kualifikasi baru FIFA yang kompleks dan menuai sorotan.
Performa 4 Tahun Jadi Acuan, Bukan Juara Semusim
Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat pada Juni-Juli 2025 ini tidak hanya mengundang para juara bertahan.
Baca Juga: Klub Serie A Milik Orang Indonesia Ini Siap Borong Pemain! Alvaro Morata Jadi Target Utama
FIFA menerapkan kriteria yang lebih rumit untuk menentukan 32 pesertanya, yaitu:
- Juara Kompetisi Kontinental: Pemenang kompetisi klub utama konfederasi (seperti Liga Champions UEFA) dari musim 2021 hingga 2024.
- Peringkat Koefisien: Klub dengan peringkat tertinggi berdasarkan performa di kompetisi kontinental selama empat tahun terakhir (2021-2024).
- Batasan Negara: Aturan maksimal dua klub per negara (kecuali ada lebih dari dua klub dari negara yang sama yang menjuarai Liga Champions dalam periode tersebut).
Sistem ini jelas lebih menghargai konsistensi jangka panjang sebuah klub daripada performa gemilang hanya dalam satu musim terakhir.
Nasib Para Juara Liga yang 'Tak Dianggap'
Aturan inilah yang pada akhirnya menyingkirkan para juara bertahan dari liga-liga top Eropa:
- Liverpool: Meskipun Mohamed Salah menjalani musim 2024/2025 yang fenomenal (meraih top skor, top assist, dan pemain terbaik Premier League), The Reds kalah dari Manchester City dan Chelsea dalam perolehan poin koefisien UEFA selama empat tahun terakhir.
- Barcelona: Status juara La Liga 2024/2025 menjadi sia-sia. Kuota untuk Spanyol sudah dikunci oleh Real Madrid (juara Liga Champions) dan Atletico Madrid (yang memiliki peringkat koefisien lebih tinggi), membuat Barca terganjal oleh aturan dua klub per negara.
- Napoli: Kisah serupa dialami sang juara Serie A. Performa gemilang mereka musim ini, yang diperkuat pemain seperti Romelu Lukaku dan Scott McTominay, tak mampu mengejar poin koefisien yang telah dikumpulkan oleh Inter Milan dan Juventus dalam empat musim terakhir.
Parade Bintang dan Kontroversi Inter Miami
Meski tanpa kehadiran beberapa juara liga, turnamen ini tetap akan bertabur bintang.
Kylian Mbappe diperkirakan akan tampil bersama Real Madrid.
Sementara itu, Lionel Messi akan memimpin Inter Miami, yang lolos sebagai juara musim reguler MLS—sebuah jalur kualifikasi yang juga menuai perdebatan karena mereka tersingkir di babak awal playoff.
Piala Dunia Antarklub 2025 dipastikan akan menjadi panggung yang berbeda.
Keputusan FIFA untuk memprioritaskan performa jangka panjang telah menciptakan sebuah turnamen elite yang unik, namun harus dibayar dengan absennya beberapa klub yang sedang berada di puncak performa.
Bagi para penggemar, ini menjadi bukti bahwa menjadi juara di liga domestik tidak lagi menjadi jaminan untuk tampil di panggung antarklub termegah di dunia. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo