Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kenapa Dion Markx dan Tim Geypens Tak Dipanggil Gerald Vanenburg ke Timnas U-23? Sumardji Ungkap Alasannya

Didi Agung Eko Purnomo • Sabtu, 21 Juni 2025 | 02:57 WIB
Tim Geypens dan dion Markx resmi akan dinaturalisasi Timnas Indonesia U-20.
Tim Geypens dan dion Markx resmi akan dinaturalisasi Timnas Indonesia U-20.

SOLOBALAPAN.COM - Absennya nama dua pemain naturalisasi, Dion Markx dan Tim Geypens, dari daftar 30 pemain yang dipanggil ke pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-23 sempat menimbulkan pertanyaan di kalangan penggemar sepak bola.

Kini, teka-teki tersebut terjawab sudah setelah Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Klub Tak Memberi Izin dan Prioritas Pemain Liga 1

Menurut Sumardji, ada dua alasan utama mengapa kedua pemain yang berkarier di Eropa itu tidak bergabung dalam TC yang dimulai hari ini, Jumat (20/6/2025).

Pertama, karena turnamen Piala AFF U-23 bukan merupakan agenda resmi FIFA, sehingga klub tidak memiliki kewajiban untuk melepas pemainnya.

Baca Juga: Kapan Timnas Indonesia U-23 Main di Piala AFF 2025? Ini Jadwal Lengkapnya, Cek Jadwal Garuda Muda di Sini

"Memang kami sudah berkirim surat panggilan ke klubnya (Dion Markx dan Tim Geypens) dan sudah koordinasi.

Namun karena ini bukan kalender FIFA jadi klubnya tidak melepas,” kata Sumardji saat dihubungi.

Alasan kedua adalah keputusan strategis dari tim pelatih yang dipimpin oleh Gerald Vanenburg untuk memaksimalkan pemain yang berkompetisi di dalam negeri untuk turnamen level ASEAN ini.

"Kemudian hasil diskusi saya dengan coach Gerald, untuk pemanggilan ini kami maksimalkan pemain-pemain yang berada di Liga 1 karena ini (hanya) AFF," tambahnya.

Debut Berseragam Merah-Putih yang Kembali Tertunda

Ini bukan kali pertama mimpi Dion Markx dan Tim Geypens untuk membela Timnas tertunda.

Setelah resmi menjadi WNI pada Februari lalu, keduanya awalnya diproyeksikan untuk tampil di Piala Asia U-20 2025, namun rencana itu batal karena terlewat batas waktu pendaftaran pemain.

Baca Juga: Buah Konsistensi! Althaf Indie Wakili Persis Solo di Timnas U-23, Siap Bersaing di Bawah Asuhan Legenda Belanda

Disimpan untuk Ajang yang Lebih Krusial

Meskipun begitu, Sumardji memastikan bahwa kedua pemain ini sama sekali tidak dicoret dan tetap masuk dalam skema jangka panjang pelatih Gerald Vanenburg.

Tenaga mereka justru disimpan untuk ajang yang dinilai lebih krusial.

Keduanya hampir pasti akan dipanggil untuk memperkuat Garuda Muda pada ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan digelar pada September mendatang.

"Nanti ketika kami Kualifikasi Piala Asia baru kita panggil pemain-pemain yang berada di klub di luar Liga 1,” tutup Sumardji, memberikan jaminan bahwa kontribusi keduanya akan sangat dibutuhkan.

Jadi, absennya Dion Markx dan Tim Geypens kali ini bukanlah karena kualitas mereka diragukan, melainkan murni karena kendala izin klub dan strategi tim pelatih.

Para pendukung Timnas Indonesia bisa menantikan aksi mereka dalam beberapa bulan ke depan di panggung yang lebih bergengsi. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#sumardji #tim geypens #Dion markx #Gerald Vanenburg