Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Perlu Menjadi Catatan! Francesco Bagnaia Bisa Jegal Marc Marquez di MotoGP Italia 2025 Lho, Ini Alasannya

Damianus Bram • Kamis, 19 Juni 2025 | 18:37 WIB
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia saat main catur, dan mereka siap adu cepat di MotoGP Italia 2025.
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia saat main catur, dan mereka siap adu cepat di MotoGP Italia 2025.

SOLOBALAPAN.COM — Duel panas antara Francesco Bagnaia dan Marc Marquez akan tersaji di MotoGP Italia 2025 yang digelar di Sirkuit Mugello, Florence, pada 20–22 Juni mendatang.

Meski tertinggal cukup jauh di klasemen, Bagnaia diyakini punya peluang besar untuk mengalahkan Marquez—dan setidaknya ada dua fakta penting yang mendukung kemungkinan tersebut.

Balapan di Mugello menjadi seri kesembilan musim ini dan momen krusial bagi para pembalap papan atas dalam perburuan gelar juara dunia.

Saat ini, Marc Marquez memimpin klasemen dengan selisih 93 poin dari Bagnaia yang berada di posisi ketiga. Namun, Pecco—sapaan Bagnaia—sedang dalam fase kebangkitan.

Fakta Pertama: Performa Bagnaia yang Kembali Menanjak

Bagnaia menunjukkan tanda-tanda kebangkitan usai menjalani pengujian teknis di Sirkuit Aragon.

Tim Ducati Lenovo melakukan berbagai eksperimen aerodinamis yang diyakini akan mendongkrak performa sang juara bertahan di sirkuit cepat seperti Mugello.

Pengamat MotoGP, Neil Hodgson, menyebut Bagnaia berada di jalur yang tepat.

“Ia harus berjuang keras. Ia harus mulai dengan mencoba bodi aero yang baru. Mereka akan mengambil langkah. Apa pun yang mereka coba, mereka hampir tahu itu akan berhasil dan akan membantu Pecco,” ujar Hodgson, dikutip dari Crash.

Tak hanya dari sisi teknis, secara mental pun Bagnaia disebut mulai bangkit.

Dorongan penuh dari Ducati diyakini menjadi bekal penting bagi Pecco untuk menghadapi tekanan besar di kandangnya sendiri.

Fakta Kedua: Mugello Bukan Lintasan Favorit Marquez

Sirkuit Mugello dikenal sebagai trek yang penuh tikungan cepat di sisi kanan dan membutuhkan pengereman tajam—karakteristik yang dinilai kurang cocok untuk gaya balap Marc Marquez.

Bahkan, dalam kariernya, Marquez hanya sekali menang di Mugello, yakni pada 2014.

Sebaliknya, Bagnaia justru menjadikan Mugello sebagai ‘rumah keduanya’ di lintasan.

Dalam tiga edisi terakhir, ia selalu keluar sebagai pemenang di sirkuit kebanggaan publik Italia itu.

“Ketika saya memikirkan Mugello, Pecco sangat kuat di sana,” kata Hodgson menegaskan keunggulan Bagnaia.

“Mugello penuh dengan pembalap tangan kanan, tikungan cepat di sebelah kanan, pengereman di tikungan kanan. Itulah titik lemah Marc,” tambahnya.

Dengan kombinasi antara kesiapan teknis dan keunggulan historis, banyak yang memprediksi Bagnaia akan tampil habis-habisan di depan publik sendiri.

Namun, Marquez tetap dijagokan sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini.

“Marc akan tetap datang ke Mugello sebagai favorit, tapi persaingannya ketat,” ujar Hodgson.

Pertarungan antara Marquez dan Bagnaia di Mugello bisa menjadi titik balik perburuan gelar.

Satu kesalahan kecil saja dari Marquez bisa membuka peluang besar bagi Bagnaia yang tengah haus kemenangan.

MotoGP Italia 2025 dipastikan menjadi ajang pertarungan mental, teknis, dan strategi—di atas lintasan legendaris yang menuntut konsistensi tinggi dari setiap pembalap. (dam)

Editor : Damianus Bram
#francesco bagnaia #balapan #MotoGP Italia 2025 #sirkuit mugello #marc marquez #pembalap #motogp