SOLOBALAPAN.COM - Hasil buruk Timnas Indonesia saat menghadapi Jepang dalam pertandingan terakhir putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menuai banyak sorotan.
Skuad Garuda harus menelan kekalahan telak dengan skor 0-6, yang menjadi salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah mereka di ajang kualifikasi.
Pasca pertandingan, pelatih kepala Patrick Kluivert tidak memberikan banyak alasan. Ia secara terbuka mengakui keunggulan lawan.
"Jepang terlalu kuat. Kita harus akui itu dan terus melangkah," ujar mantan penyerang tim nasional Belanda tersebut, dikutip dari sumber resmi setelah laga berakhir.
Kluivert menambahkan bahwa anak asuhnya sempat tampil menjanjikan di 10 menit pertama.
Namun, dominasi Jepang—yang merupakan tim langganan Piala Dunia—segera terlihat jelas, membuat para pemain Indonesia seperti Ole Romeny kesulitan menjaga tempo permainan dan intensitas.
Meskipun kalah telak, posisi Indonesia tidak tergeser. Mereka tetap berhak melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di babak selanjutnya, Indonesia akan bergabung dengan lima negara kuat lainnya: Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Irak, dan Oman.
Keenam tim ini nantinya akan dibagi ke dalam dua grup. Hanya pemuncak grup yang akan mendapatkan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.
Namun, kekalahan tersebut justru memunculkan kabar mengejutkan di jagat maya.
Media sosial ramai memperbincangkan isu bahwa Patrick Kluivert memutuskan mundur dari jabatannya.
Sebuah unggahan viral di Facebook menyebut bahwa Kluivert telah merasa "lelah" dan memilih angkat kaki karena merasa tidak sanggup lagi membawa Indonesia mencapai level yang lebih tinggi.
Bahkan disebutkan bahwa ia tidak akan mendampingi tim dalam pertandingan berikutnya.
Narasi ini sontak menimbulkan kekhawatiran di kalangan pencinta sepak bola nasional.
Pasalnya, masa kerja Kluivert baru seumur jagung. Ia baru ditunjuk sebagai pelatih kepala menggantikan Shin Tae-yong, dan sejauh ini baru memimpin Timnas Indonesia dalam empat laga resmi.
Meski demikian, hasil penelusuran media seperti Jawa Pos tidak menemukan adanya pernyataan resmi dari pihak Patrick Kluivert maupun dari federasi PSSI terkait rumor pengunduran diri ini.
Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi atau tanggapan resmi dari PSSI.
Oleh karena itu, informasi mengenai mundurnya Patrick Kluivert masih bersifat spekulatif dan belum dapat dibenarkan.
Besar kemungkinan kabar ini merupakan disinformasi yang berkembang liar tanpa dasar yang jelas.
Saat ini, Patrick Kluivert masih memegang jabatan pelatih kepala Timnas Indonesia dan dijadwalkan segera menyusun program latihan serta strategi jelang pertandingan-pertandingan penting di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jika benar Kluivert tetap bertahan, konsistensi serta perbaikan performa akan menjadi fokus utama ke depan.
Dukungan dari federasi, pemain, dan masyarakat akan menjadi faktor penting dalam menjaga semangat serta arah perkembangan Timnas Indonesia menuju level yang lebih kompetitif di kawasan Asia. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo