Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kenapa Semen Padang FC Disanksi FIFA? CEO Win Bernardino Ungkap Kronologi dan Upaya Penyelesaiannya

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 13 Juni 2025 | 05:43 WIB
Andre Rosiade ketika bersama Semen Padang FC di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Andre Rosiade ketika bersama Semen Padang FC di Liga 1 Indonesia 2024/2025.

SOLOBALAPAN.COM– Dunia sepak bola Indonesia dikejutkan dengan kabar bahwa Semen Padang FC resmi mendapat sanksi dari FIFA berupa larangan mendaftarkan pemain baru atau registration ban selama tiga periode transfer.

Sanksi ini mulai tercatat sejak 9 Juni 2025, berdasarkan daftar resmi FIFA Registration Bans List.

Menanggapi hal tersebut, CEO Semen Padang FC, Win Bernardino, menyampaikan klarifikasi dan menjelaskan latar belakang munculnya sanksi tersebut.

“Iya, sanksi ini berkaitan dengan penyelesaian kompensasi salah satu pemain asing yang kami lepas pada putaran pertama musim lalu,” ujar Win, dikutip dari JawaPos.com, Kamis (12/6/2025).

Win mengakui bahwa keterlambatan pembayaran terjadi akibat proses administrasi yang terhambat selama libur panjang di akhir Mei hingga awal Juni.

Namun, ia menegaskan bahwa manajemen klub telah menyusun rencana penyelesaian yang ditargetkan rampung akhir Juni 2025.

Sempat mencuat dugaan bahwa sanksi ini terkait polemik dengan Charlie Scott, pemain asal Inggris yang sempat berseteru dengan tim secara terbuka di media sosial, namun Win membantahnya.

“Bukan Charlie Scott, tapi Bruno Dybal,” jelasnya.

Bruno Dybal, gelandang asal Brasil, hanya bermain dalam 10 pertandingan bersama Kabau Sirah sebelum dilepas di putaran pertama musim 2024/2025.

Mantan pemain Persiraja Banda Aceh itu dinilai kurang berkontribusi dan akhirnya dievaluasi oleh tim pelatih.

Sanksi registration ban umumnya dijatuhkan kepada klub yang belum menuntaskan kewajiban finansial, seperti tunggakan gaji atau kompensasi kepada pemain atau klub lain.

Langkah FIFA ini dilakukan demi menjunjung profesionalisme dan transparansi dalam industri sepak bola global.

Baca Juga: Charlie Scott Bongkar Janji Palsu Semen Padang: Kompensasi Tak Juga Dibayar

Win memastikan bahwa pihaknya sedang mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan permasalahan agar tidak mengganggu persiapan tim menghadapi Liga 1 musim 2025/2026.

“Insya Allah kami segera menyelesaikannya sesuai dengan rencana. Jadi tidak perlu khawatir. Ini tidak akan mengganggu persiapan tim,” tegasnya.

Saat ini, seluruh mata tertuju pada Semen Padang untuk melihat bagaimana klub kebanggaan Sumatera Barat ini merespons dan menyelesaikan tantangan dari sanksi internasional tersebut.

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#fifa #semen padang fc #kronologi #Win Bernardino