Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tom Byer Itu Siapa? Pemandu Bakat yang Ungkap Politik Indonesia Terlalu Melelahkan, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 13 Juni 2025 | 00:50 WIB
Pemandu bakat usia muda, Tom Byer.
Pemandu bakat usia muda, Tom Byer.

SOLOBALAPAN.COM - Nama Tom Byer, pemandu bakat sepak bola usia muda asal Amerika Serikat, mendadak menjadi perbincangan hangat warganet Indonesia.

Hal ini dipicu oleh komentar pedasnya terhadap kondisi sepak bola nasional, terutama terkait dunia politik di dalamnya.

Momen ini mencuat setelah Timnas Indonesia kalah telak 0-6 dari Jepang dalam laga terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pertandingan tersebut digelar di Suita City Football Stadium pada Selasa (10/6), dan menjadi pukulan besar bagi skuad asuhan Patrick Kluivert.

Komentar Tom Byer di Media Sosial Jadi Viral

Menanggapi kekalahan tersebut, sebuah akun X (dulu Twitter) bernama @emosijiwaku mengunggah foto Tom Byer, sembari menyebut jasanya dalam pengembangan pemain muda di Jepang.

Unggahan itu lalu dibalas langsung oleh Tom Byer melalui akun pribadinya, @tomsan106, dengan pernyataan mengejutkan:

“Saya sudah mencoba di Indonesia, tetapi politiknya terlalu melelahkan. Indonesia seharusnya menjadi Brasil di Asia Tenggara,” tulis Byer.

Komentar ini langsung viral dan memicu diskusi luas di dunia maya.

Hingga kini, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 70 ribu akun, dilihat lebih dari 3,3 juta pengguna, dan mendapat lebih dari 1.400 komentar.

Respons Warganet: Politik dan Pembinaan Jadi Sorotan

Reaksi dari netizen pun beragam, namun sebagian besar mengamini pernyataan Tom Byer.

Banyak yang menyoroti lemahnya sistem pembinaan usia dini dan dominasi kepentingan politik dalam pengembangan sepak bola nasional.

“Di sini pembinaan usia muda dianggap sebagai cost, bukan investasi,” komentar salah satu warganet.

“Capek ya pak, berurusan sama pejabat Indo yang rakus dan pongah? Saya juga capek jadi warga Indo. Rasanya pengen berubah jadi Thanos biar lenyapin orang-orang itu,” tulis lainnya dengan nada frustrasi.

Siapa Sebenarnya Tom Byer?

Tom Byer adalah mantan pesepak bola asal Amerika Serikat yang memilih fokus mengembangkan talenta muda setelah pensiun pada 1989.

Ia mendirikan organisasi Kix International yang menawarkan konsep pelatihan sepak bola usia dini.

Jepang menyambut baik inisiatif tersebut dan mendukungnya dalam bentuk tur pelatihan nasional di lebih dari 50 lokasi. Ini menjadi awal kiprah Byer sebagai penggerak revolusi sepak bola usia muda di Negeri Sakura.

Pada 1993, ia bekerja sama dengan mantan pelatih Toronto FC, Paul Mariner, untuk menjalankan program pelatihan Coerver Coaching.

Kemudian pada 2007, ia mendirikan akademi T3 yang ditujukan untuk menjaring dan mengembangkan bakat muda di kawasan Asia.

Pernah Kerja Sama dengan Indonesia

Tom Byer sejatinya bukan orang asing bagi Indonesia.

Ia sempat menjalin kerja sama dengan PSSI melalui akademinya, T3, untuk mendukung upaya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 tahun 2017.

Namun, kerja sama itu tidak berlanjut jauh akibat berbagai kendala, termasuk tarik-menarik kepentingan internal.

Kritik yang Menggugah, Momen Introspeksi Sepak Bola Nasional

Pernyataan Tom Byer bisa menjadi bahan renungan bagi para pemangku kebijakan sepak bola Indonesia.

Meski terasa pahit, kritik ini menggambarkan bahwa sepak bola Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar, namun terus terganjal oleh carut-marut politik dan lemahnya tata kelola pembinaan usia dini.

Jika ingin benar-benar menjadi "Brasil-nya Asia Tenggara", maka reformasi menyeluruh bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Indonesia tak kekurangan talenta, hanya butuh sistem yang bersih, konsisten, dan berpihak pada perkembangan pemain sejak usia muda. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#tom byer #pemandu bakat #sepakbola indonesia #politik