Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Sultan HB X Restui PSIM Jogjakarta Gunakan Stadion Maguwoharjo

Damianus Bram • Rabu, 11 Juni 2025 | 22:09 WIB
Stadion Maguwoharjo di Sleman, DI Jogjakarta.
Stadion Maguwoharjo di Sleman, DI Jogjakarta.

SOLOBALAPAN.COM — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan restu kepada PSIM Jogjakarta untuk menggunakan Stadion Maguwoharjo di Sleman sebagai markas mereka selama kompetisi Liga 1 musim 2025/2026.

"Di Jogjakarta itu yang punya standar FIFA dan yang sudah direhab itu Sleman (Stadion Maguwoharjo). Sehingga bagaimana untuk base camp itu juga bisa digunakan," ujar Sultan, dikutip dari Antara.

Tak Hanya untuk Sleman, Stadion Boleh Dipakai Bersama 

Menurut Sultan HB X, stadion yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sebaiknya tidak dibatasi penggunaannya hanya untuk tim dari kabupaten atau kota tertentu.

Selama memenuhi syarat dan bisa disewa, maka stadion dapat dimanfaatkan oleh klub manapun.

"Stadion itu kan tidak hanya berlaku untuk masing-masing kabupaten. Yang penting disewa, kan gitu. Jadi bisa digunakan di sana," lanjut Sultan.

Pernyataan ini sekaligus meredam potensi polemik soal penggunaan bersama Stadion Maguwoharjo oleh dua klub profesional, yakni PSS Sleman dan PSIM Jogjakarta.

Sultan menilai, selama jadwal pertandingan tidak bentrok, penggunaan bersama bukanlah masalah besar.

"Tanding di Sleman kan juga tetap di DI Jogjakarta, ya enggak ada masalah. Mestinya kalau tidak digunakan bersamaan kan enggak apa-apa. Jangan memecah-mecah, stadion untuk punya satu-satu terus, oh itu untuk kota, itu untuk Sleman saja, enggak. Lalu untuk maintenance bagaimana kalau tidak disewakan," tegasnya.

Mandala Krida Terkendala Hukum, Kridosono Jadi Alternatif Latihan

Keputusan ini diambil karena Stadion Mandala Krida, yang sebelumnya menjadi kandang PSIM saat berlaga di Liga 2, masih belum bisa digunakan akibat persoalan hukum yang belum tuntas. Proses renovasi pun tertunda.

"Karena kebetulan pada saat itu belum memungkinkan (Stadion Mandala Krida) karena masih ada persoalan hukum menyangkut masalah pidana, sehingga tertunda direhab," jelas Sultan HB X.

Sebagai solusi jangka pendek, Sultan juga menyarankan PSIM untuk menggunakan Stadion Kridosono sebagai lokasi latihan, dibanding menggunakan lapangan di Jalan Kenari, Kota Jogjakarta.

"Daripada tidak digunakan, ya mending bisa digunakan," katanya.

PSIM Sambut Baik Dukungan Sultan HB X

Presiden Direktur PSIM Jogjakarta, Liana Tasno, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan arahan dari Sultan HB X.

Menurutnya, sinergi antara klub dan pemerintah daerah sangat penting dalam menyiapkan fasilitas penunjang klub.

"Tujuan terdekat kami adalah bisa bertahan di Liga 1 selama-lamanya. Kami juga berterima kasih kepada Ngarsa Dalem (Sultan HB X) atas dukungan dan masukannya kepada kami," ujar Liana.

PSIM Jogjakarta saat ini tengah mempersiapkan skuad untuk debut mereka di kompetisi Liga 1.

Dukungan pemerintah daerah, termasuk soal fasilitas stadion dan tempat latihan, menjadi faktor penting untuk menjaga performa dan keberlangsungan klub di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (dam)

Editor : Damianus Bram
#hamengku buwono x #stadion maguwoharjo #sultan hb x #psim jogjakarta #pss sleman