Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

9 Klub Liga Indonesia Resmi Ganti Identitas Usai Kongres PSSI 2025: Dari Persikas Jadi Sumsel United hingga PSKC Jadi Garudayaksa FC

Didi Agung Eko Purnomo • Sabtu, 7 Juni 2025 | 04:04 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat memimpin Kongres PSSI 2025.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat memimpin Kongres PSSI 2025.

SOLOBALAPAN.COM - Dunia sepak bola Indonesia kembali dihebohkan dengan perubahan identitas klub secara masif pasca Kongres PSSI 2025 pada Rabu malam (4/6).

Dalam kongres itu, empat klub resmi berganti nama, kepemilikan, dan domisili, menegaskan satu hal: sepak bola Indonesia makin mirip bisnis waralaba, bukan soal loyalitas daerah lagi.

Daftar Korban Klub-Klub yang 'Hijrah':

Persikas Subang → Sumsel United

Akhirnya resmi. Klub asal Subang ini diakuisisi oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, untuk menjadi basis klub Sumsel United.

Ironisnya, Persikas belum lama ini jadi sorotan usai 21 suporternya diamankan karena protes keras ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

PSKC Cimahi → Garudayaksa FC

Klub ini kini diambil alih oleh akademi milik Presiden RI Prabowo Subianto, Garudayaksa.

Nama PSKC yang nyaris promosi ke Liga 1 kini berubah jadi Garudayaksa FC, meskipun belum jelas markas barunya: masih di Cimahi atau akan “ngantor” di Bekasi bareng akademi pusat.

Sumut United → Persikad Depok

Sumatera Utara ditinggal satu klub lagi. Sumut United resmi diakuisisi dan bakal bertransformasi jadi Persikad Depok versi ketiga.

Versi pertama sudah berubah jadi Sulut United, dan versi kedua adalah Persikad 1999 yang mentok di Liga 4 Jabar.

Sementara itu, pemilik lama Arya Sinulingga menyebut dirinya mundur karena ingin fokus di federasi.

NZR Sumbersari → Persikutim Kutai Timur

Klub Malang ini kini resmi jadi milik Kutai Timur. Persikutim sebelumnya sempat “hilang” dari peredaran, dan kini comeback dengan cara mengakuisisi klub Liga 3. Strategi shortcut naik kasta?

Klub-Klub yang Pindah Domisili di Musim 2025/2026

Bukan cuma ganti nama, beberapa klub juga memindahkan markas:

Sepak Bola Jadi Bisnis? Realita Baru, Masalah Lama

Transformasi ini seakan menegaskan bahwa identitas klub di Indonesia lemah dan bisa dibeli.

Klub-klub pindah markas dan ganti nama seperti ganti kaos, dengan loyalitas suporter dan sejarah klub seolah tidak punya nilai.

Apakah sepak bola Indonesia siap dengan sistem "franchise" seperti di Amerika? Atau justru kehilangan jati diri karena semua bisa dibeli oleh elit politik dan pemilik modal?

Yang jelas, publik mulai resah. Klub seperti Persikas dan PSKC punya sejarah di kotanya masing-masing, namun kini dirombak total.

Bahkan, suporter lokal pun tak punya daya menolak. Jika ini dibiarkan terus, jangan salahkan publik jika akhirnya bilang:

“Sepak bola kita bukan milik rakyat lagi, tapi milik para pemodal.”

Daftar Lengkap Perubahan Identitas Klub Musim 2025/2026:

Klub Lama Klub Baru Domisili Baru
Persikas Subang Sumsel United Sumatera Selatan
PSKC Cimahi Garudayaksa FC Belum jelas (Cimahi/Bekasi?)
Sumut United Persikad Depok Depok
NZR Sumbersari Persikutim Kutim Kutai Timur
Tornado FC Tornado FC Kendal Kendal
Dewa United - Serang
Adhyaksa FC - Serang
Bhayangkara FC - Lampung
RANS Nusantara - Kota Batu

Baca Juga: Erick Thohir Buka Pintu! Rafael Struick, Thom Haye, dan Nathan Tjoe-A-On Berpeluang Tampil di Liga 1 Musim Depan

Suporter: “Klub Kami Bukan Properti Siapa-Siapa”

Publik sepak bola patut bertanya: di mana batasnya? Kalau ini dibiarkan, apakah masa depan klub-klub lain tinggal menunggu waktu untuk dijual dan dipindahkan seenaknya?

Boleh jadi nanti klub lokal kalian bukan lagi milik kota kalian. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Kongres PSSI 2025 #sumsel united #PSKC #garudayaksa #Persikas #liga indonesia