Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Gagal di Final Lagi, Persika Karanganyar Dibungkam Tri Brata Rafflesia FC, Pelatih: Ini Hasil Terbaik yang Bisa Kami Raih

Mannisa Elfira • Rabu, 28 Mei 2025 | 23:24 WIB
Persika Takluk Lawan Tri Brata Rafflesia FC.
Persika Takluk Lawan Tri Brata Rafflesia FC.

SOLOBALAPAN.COM - Harapan Persika Karanganyar untuk menutup musim 2024/2025 dengan gelar juara kembali kandas di partai final.

Setelah sebelumnya gagal di final Liga 4 zona Jawa Tengah melawan Persebi Boyolali, kali ini mereka harus menyerah di panggung yang lebih besar—final Liga 4 Nasional.

Bertanding di Stadion Manahan, Solo, Selasa (27/5) sore, Persika Karanganyar harus mengakui keunggulan tim kuda hitam asal Bengkulu, Tri Brata Rafflesia FC, dengan skor tipis 2-3.

Kekalahan ini terasa lebih pahit karena Persika sebelumnya mencatatkan rekor tak terkalahkan sejak babak 64 besar hingga semifinal.

Tri Brata tampil agresif sejak awal laga. Baru memasuki menit ke-12, Iqbal Tri Saputra mencetak gol pembuka, lalu menggandakan keunggulan hanya enam menit kemudian.

Persika Karanganyar makin tertekan ketika bek A'an Aris Setiawan harus keluar lapangan akibat kartu merah di menit ke-38.

Bermain dengan sepuluh orang, skuad asuhan Slamet Riyadi tak menyerah. Mereka memperkecil ketertinggalan melalui penalti Rizqi Fauzano jelang turun minum.

Namun, di babak kedua, Tri Brata kembali menjauh lewat gol Dedy Jaenuar.

Persika hanya mampu membalas satu gol lagi lewat sepakan Ibnu Mubarak, dan skor akhir 2-3 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Persika, Slamet Riyadi, tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya. Menurutnya, perjuangan hingga partai final sudah merupakan pencapaian luar biasa.

"Kami kecolongan di menit awal dan dapat kartu merah. Namun, kami sudah berjuang semaksimal mungkin tapi kami belum diberi kemenangan hari ini," ujar Slamet pascalaga.

"Walaupun kami main 10 orang, anak-anak sudah berusaha. Taktik sudah berjalan, beberapa peluang terjadi. Mungkin ini hasil terbaik untuk Persika," tambahnya.

Sementara itu, pelatih Tri Brata, M. Nasir, mengaku tak menyangka bisa meraih prestasi sebesar ini hanya dengan persiapan empat hari.

"Alhamdulillah, bersyukur atas rahmat hari ini. Serasa mimpi, persiapan kami 4 hari, materi tidak satupun dikenal tim-tim lawan. Kami bisa mencapai puncak tertinggi. Seperti yang saya katakan, saya akan kejutkan Persika, kami lakukan hari ini," ucapnya bangga.

Meski gagal meraih gelar juara, performa Persika Karanganyar sepanjang musim patut diapresiasi.

Dalam dua kompetisi berbeda,  mereka mampu melaju hingga partai final, menunjukkan kualitas, kerja keras, dan karakter yang kuat sebagai tim.

Dengan konsistensi seperti ini, bukan tidak mungkin musim depan mereka akan kembali menjadi kandidat kuat untuk promosi ke level yang lebih tinggi dalam sistem sepak bola nasional.

Kini tinggal bagaimana manajemen meracik ulang skuad dan menjaga semangat tim agar tetap menyala untuk musim depan. (nis/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#pelatih #Tri Brata Rafflesia FC #final #Persika Karanganyar