SOLOBALAPAN.COM – Piala Dunia Antar Klub FIFA 2025 akan menjadi turnamen bersejarah dengan format baru yang melibatkan 32 klub dari berbagai benua.
Digelar di Amerika Serikat pada 14 Juni hingga 13 Juli 2025, turnamen ini akan menyerupai format Piala Dunia tim nasional, namun khusus untuk klub.
Namun, publik dibuat heran dengan tidak adanya nama FC Barcelona dalam daftar peserta.
Klub raksasa asal Spanyol itu absen dari ajang ini, meski dikenal sebagai salah satu tim paling prestisius dalam sejarah sepak bola.
Kenapa Barcelona Absen di Piala Dunia Klub 2025?
Melalui kanal YouTube milik streamer terkenal Ishowspeed, Presiden FIFA Gianni Infantino menjelaskan alasan absennya Blaugrana.
“Soalnya kita cuma izinkan dua tim dari setiap negara, dan dua tim itu yang paling top di peringkat. Barcelona dalam empat tahun terakhir tidak masuk dua besar dari Spanyol,” ujar Gianni Infantino.
Daftar Klub Eropa yang Lolos Piala Dunia Antar Klub 2025
Berdasarkan informasi dari laman resmi FIFA, berikut klub-klub dari Eropa yang akan berpartisipasi:
- Chelsea (Inggris) – Juara Liga Champions 2020/21
- Real Madrid (Spanyol) – Juara Liga Champions 2021/22 dan 2023/24
- Manchester City (Inggris) – Juara Liga Champions 2022/23
- Bayern Munich (Jerman) – Jalur peringkat UEFA
- Paris Saint-Germain (Prancis) – Jalur peringkat UEFA
- Inter Milan (Italia) – Jalur peringkat UEFA
- Porto (Portugal) – Jalur peringkat UEFA
- Benfica (Portugal) – Jalur peringkat UEFA
- Borussia Dortmund (Jerman) – Jalur peringkat UEFA
- Juventus (Italia) – Jalur peringkat UEFA
- Atletico Madrid (Spanyol) – Jalur peringkat UEFA
- FC Salzburg (Austria) – Jalur peringkat UEFA
Tanda Barcelona Sedang Dalam Masa Transisi?
Absennya Barcelona bisa menjadi alarm keras bagi manajemen dan suporter.
Meski masih meraih beberapa gelar domestik dan memperpanjang kontrak pemain muda potensial, mereka gagal menembus dua besar peringkat UEFA dari Spanyol dalam empat musim terakhir.
Situasi ini menegaskan bahwa Barcelona perlu bangkit untuk kembali menunjukkan taringnya di Eropa dan dunia. (dam)
Editor : Damianus Bram