SOLOBALAPAN.COM – Kabar mengejutkan datang dari klub Persis Solo. Meski dipastikan klub legendaris kebanggaan warga Solo ini bertahan di Liga 1, namun ada indikasi sang pemilik klub, Kaesang Pangarep, memberikan sinyal akan mundur.
Sinyal tersebut disampaikan Kaesang lewat kanal YouTube resmi Persis Solo pada Sabtu (17/5/2025) malam. Dalam video tersebut, dia hanya berucap singkat.
“Suwun sis masih stay Liga 1. Pamit yo,” ucap dia.
Meski sederhana, kalimat ini memicu banyak spekulasi di kalangan suporter dan pengamat sepak bola.
Baca Juga: Cara Beli Tiket Timnas Indonesia vs China di Kita Garuda ID, Ini Linknya!
Merangkum komentar suporter, netizen dan pecinta sepak bola, banyak yang menilai putra bungsu Presiden Joko Widodo itu benar-benar akan meninggalkan klub yang telah dia besarkan sejak 2021.
Dilansir dari JawaPos.com, Kaesang resmi mengakuisisi mayoritas saham PT Persis Solo Saestu (PSS) pada 20 Maret 2021 bersama dua rekannya, Erick Thohir dan Kevin Nugroho.
Sejak dipegang Kaesang dan timnya, Persis Solo mengalami kemajuan pesat. Musim pertama, mereka sukses menjuarai Liga 2 2021 dan langsung promosi ke Liga 1.
Tak hanya itu, sistem pengembangan pemain muda pun digenjot lewat pembentukan Persis Youth Academy.
Bahkan, Persis U-20 berhasil menjuarai kompetisi Elite Pro Academy (EPA) pada musim 2024. Selain itu, tim junior seperti U-16 dan U-18 juga aktif berkompetisi.
Kaesang juga sempat membentuk Persis Women yang jadi lumbung pemain Timnas Putri seperti Safira Ika dan Helsya Maeisyaroh, meski akhirnya dibubarkan pada 2023.
Dari sisi bisnis, Persis Store jadi andalan pemasukan baru dengan membuka dua toko resmi di Stadion Manahan dan Karanganyar.
Penjualan jersey serta merchandise klub meningkat tajam di era kepemimpinan Kaesang.
Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari manajemen terkait ucapan pamit tersebut.
Sejumlah pihak menduga ini bisa jadi hanya lelucon atau prank, mengingat Kaesang pernah melakukan hal serupa pada 2022.
Kala itu, dia juga mengucapkan pamit usai Persis juara Liga 2, namun ternyata hanya ingin mudik Lebaran.
Kini, sinyal mundur kembali muncul. Perbedaannya, sejak aktif di politik, kehadiran Kaesang di tribun stadion mulai berkurang.
Dulu, dia hampir selalu hadir dalam pertandingan Persis. Sekarang, jarang terlihat menyaksikan langsung laga tim kebanggaannya.
Publik pun bertanya-tanya, benarkah Kaesang akan mundur dari kursi kepemilikan Persis Solo? Atau ini sekadar episode lain dari kejutan-kejutan khasnya? Kita tunggu saja. (dam)
Editor : Damianus Bram