Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Dukung Sayuri Bersaudara, Persib Bandung Serukan Perlawanan terhadap Rasisme

Damianus Bram • Senin, 5 Mei 2025 | 23:52 WIB
Yakob dan Yance Sayuri menuntut keadilan atas aksi rasisme usai laga kontra Persib.
Yakob dan Yance Sayuri menuntut keadilan atas aksi rasisme usai laga kontra Persib.

SOLOBALAPAN.COM – Manajemen Persib Bandung menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk tindakan rasisme di dunia olahraga, khususnya sepak bola Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan menyusul mencuatnya kasus dugaan perlakuan rasis terhadap dua pemain Malut United, Yakob dan Yance Sayuri, yang secara resmi melayangkan somasi kepada sejumlah akun media sosial yang diduga milik oknum suporter Persib.

Kasus ini menyita perhatian publik dan menjadi pengingat bahwa diskriminasi berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) masih menjadi tantangan serius dalam dunia sepak bola nasional.

Menanggapi hal tersebut, Persib Bandung menegaskan komitmennya untuk berada di garis depan dalam pemberantasan rasisme demi menciptakan atmosfer olahraga yang sehat, inklusif, dan beradab.

“Persib menegaskan komitmennya untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, inklusivitas, dan rasa saling menghormati di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dikutip dari JawaPos.com.

“Kami secara konsisten mendukung segala bentuk upaya untuk memerangi rasisme dalam sepak bola Indonesia,” tambahnya.

Adhitia juga menekankan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang pemersatu yang menyatukan perbedaan, bukan tempat yang memicu perpecahan.

“Kami percaya bahwa sepak bola adalah ruang yang menyatukan perbedaan, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, Persib selalu menghormati dan menaati seluruh aturan serta regulasi yang berlaku, termasuk yang berkaitan dengan etika, fair play, dan semangat anti-diskriminasi dalam olahraga,” lanjutnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Persib akan menjalankan program edukasi internal dan menggandeng berbagai pemangku kepentingan untuk meluncurkan kampanye anti-diskriminasi yang lebih luas.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan atmosfer pertandingan yang positif dan bebas dari ujaran kebencian maupun tindakan diskriminatif.

Persib juga mengajak seluruh elemen sepak bola Indonesia—mulai dari federasi, klub, pemain, hingga suporter—untuk bersatu memerangi rasisme. Bagi Persib, ini bukan hanya soal menjaga nama baik klub, tapi juga menjaga martabat sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

"Sudah saatnya bergerak bersama, karena sepak bola adalah milik semua orang," pungkas Adhitia. (dam)

Editor : Damianus Bram
#liga 1 #persib #rasisme #sayuri bersaudara #Yance Sayuri #yakob sayuri