Kompetisi ini diikuti oleh pemain usia di bawah 20 tahun, sebagai bagian dari program pembinaan dan seleksi awal menuju Pra Porprov 2026.
“Ini adalah ajang regenerasi. Kita ingin menemukan bakat-bakat muda yang bisa mewakili Boyolali di ajang yang lebih tinggi,” jelas AKBP Rosyid.
Turnamen akan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 24 hingga 27 April 2025, dengan total hadiah sebesar Rp 20 juta. Hari pertama mempertemukan 12 tim voli putri, dengan jadwal pertandingan sebagai berikut:
-
Kecamatan Andong vs Kecamatan Musuk – Pukul 09:00 WIB
-
Kecamatan Gladagsari vs Kecamatan Cepogo – Pukul 09:30 WIB
-
Kecamatan Teras vs Kecamatan Boyolali – Pukul 10:00 WIB
-
Kecamatan Nogosari vs Kecamatan Teras – Pukul 10:30 WIB
-
Kecamatan Simo vs Kecamatan Ampel – Pukul 11:00 WIB
-
Kecamatan Mojosongo vs Kecamatan Banyudono – Pukul 11:30 WIB
Baca Juga: Pernah Coba Teh Bunga Rosella? Ini 5 Manfaatnya Bagi Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu!
Menurut AKBP Rosyid, setiap pertandingan akan dinilai secara profesional untuk melihat potensi atlet muda yang bisa dipanggil mengikuti pemusatan latihan menjelang Pra Porprov.
Bupati Boyolali, Agus Irawan, yang hadir dalam pembukaan, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap event ini. Ia juga menjanjikan bonus tambahan bagi para juara dan wasit terbaik.
“Kita ingin Boyolali bisa berprestasi lewat pembinaan sejak dini. Untuk itu, kita siapkan dukungan penuh, termasuk bonus bagi wasit dan atlet berprestasi,” ucap Bupati Agus.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah seleksi dan pembinaan berkelanjutan demi mencetak atlet-atlet andalan Boyolali di masa depan.(fid/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto