Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Andre Rosiade Curiga Semen Padang FC Sengaja Ditarget Degradasi, Soroti Keputusan Kontroversial Wasit dan VAR

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 22 April 2025 | 03:11 WIB
Andre Rosiade mertua Pratama Arhan.
Andre Rosiade mertua Pratama Arhan.

SOLOBALAPAN.COM - Manajemen Semen Padang FC melayangkan protes keras terhadap kinerja wasit dan penggunaan VAR (Video Assistant Referee) yang dinilai merugikan tim secara beruntun.

Penasihat tim, Andre Rosiade, bahkan menyebut timnya seolah-olah sengaja “ditarget” untuk terdegradasi dari Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Keluhan tersebut disampaikan langsung saat Andre bersama CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, mendatangi kantor PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada Senin (21/4).

Menurut Andre, sejak memasuki putaran kedua, Kabau Sirah kerap mendapat keputusan kontroversial yang sangat merugikan.

“Dalam beberapa laga terakhir, kami merasa berkali-kali dalam tanda kutip dizalimi. Bahkan pernah satu pertandingan delapan pemain inti kami absen karena akumulasi kartu merah dan kuning. Seakan-akan Semen Padang memang ditarget untuk degradasi,” kata Andre.

Puncak kekesalan manajemen terjadi setelah laga melawan PSIS Semarang pada 17 April 2025, yang disebut sebagai laga hidup-mati bagi kedua tim.

Dalam pertandingan tersebut, dua gol Semen Padang FC dianulir oleh wasit dan VAR, yang dinilai Andre sebagai keputusan tak masuk akal.

“Gol pertama Bruno Gomes dianulir karena offside di menit 54+3. Tapi kami lihat garis merah VAR-nya miring, tidak sejajar dengan garis putih lapangan. Ini yang bikin kami curiga,” ungkap Andre.

Sementara itu, gol kedua oleh Steward di menit ke-79 juga dibatalkan karena dianggap ada pelanggaran.

Padahal, wasit utama yang berada dekat dengan kejadian tidak meniup peluit dan memutuskan play on. Namun beberapa menit kemudian, VAR menyatakan terjadi pelanggaran.

“Kalau kita lihat rekamannya, itu situasi fifty-fifty. Tapi wasit utama sudah melihat langsung dan menyatakan bukan pelanggaran,” tegas Andre.

Tak hanya menyampaikan protes, Andre juga mendesak PSSI agar menggunakan wasit asing untuk mengawal pertandingan-pertandingan penting di zona degradasi, baik untuk wasit tengah maupun petugas VAR.

Menanggapi laporan tersebut, Direktur PT LIB Sadikin Aksa menyambut baik kedatangan Andre.

Ia mengatakan, diskusi langsung seperti ini dibutuhkan demi perbaikan kualitas kompetisi ke depan.

“Kami mengapresiasi langkah Pak Andre yang datang langsung. Kita harapkan ada solusi bersama agar Liga 1 makin profesional dan adil,” ujar Sadikin.

Semen Padang FC sebelumnya juga sudah mengutarakan keluhannya di media sosial, namun pertemuan tatap muka ini menjadi langkah resmi manajemen untuk meminta keadilan atas keputusan-keputusan yang dianggap merugikan. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#semen padang fc #degradasi #kontroversial #var #wasit #andre rosiade