Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Joko Sasongko Naik Jabatan di Persebi Boyolali dari Pemain ke Asisten Pelatih, Siap Bawa Laskar Pandanarang Promosi Liga 3

Mannisa Elfira • Jumat, 18 April 2025 | 00:02 WIB
Joko Sasongko saat jadi pemain dan pelatih.
Joko Sasongko saat jadi pemain dan pelatih.

SOLOBALAPAN.COM - Langkah baru ditempuh Joko Sasongko.

Bukan lagi sebagai pemain, pria yang pernah menjadi andalan lini serang Persebi Boyolali ini kini resmi mengemban tugas sebagai asisten pelatih menjelang bergulirnya putaran nasional Liga 4 2025.

Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang.

Kakak dari gelandang muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, itu memutuskan untuk memulai karier barunya di dunia kepelatihan, menanggalkan statusnya sebagai pemain aktif.

Peralihan peran ini juga didorong langsung oleh pelatih kepala Persebi, Doel Khamid.

“Saya pun juga siap karena walaupun saya beda status, tujuan kita semua sama yaitu membawa Persebi juara dan naik kasta untuk menjadi lebih baik,” ungkap Joko dikutip dari Jawa Pos Radar Solo pada Rabu (16/4).

Sebelumnya, Joko masih berseragam Persebi dan turut membawa tim kampung halamannya menjadi juara Liga 4 Zona Jawa Tengah.

Baca Juga: PSSI Gelar Drawing Ulang 64 Besar Liga 4 Nasional, Persebi Boyolali dan Persika Karanganyar Dapat Lawan Berat Ini

Namun kini, ia lebih fokus menjalankan peran barunya di pinggir lapangan.

Ia juga menegaskan tidak akan kembali bermain karena cedera kaki yang belum pulih sepenuhnya.

“Saya sekarang bantu-bantu head coach, kadang sesekali bantu pemain depan untuk latihan finishing. Karena selama karier saya sering bermain sebagai penyerang, jadi sekarang saatnya menyalurkan pengalaman itu,” jelasnya.

Nama Joko bukanlah nama asing di kancah sepak bola nasional. Ia pernah membela sejumlah klub ternama seperti Pelita Jaya, Arema Cronus, Persisam Samarinda, Persela Lamongan, Perserang Serang, PSGC Ciamis, Kalteng Putra, hingga AA Tiga Naga.

Perjalanan panjang itu kini menjadi bekalnya sebagai bagian dari tim pelatih.

Beralih dari pemain ke pelatih tentu bukan hal mudah. Joko mengaku merasakan banyak hal baru di balik layar.

“Waktu jadi pemain kita tinggal fokus latihan dan pertandingan. Tapi sebagai staf pelatih, kita juga harus menyiapkan program, strategi, dan mengatur ritme latihan,” ujarnya.

Kini, fokus utamanya adalah membantu tim promosi ke Liga Nusantara (Liga 3). Persiapan terus dimatangkan, dan adaptasi Joko bersama jajaran pelatih lainnya berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah adaptasi saya berjalan dengan lancar karena semua staf saling memberi masukan. Jadi enak, karena semua demi kebaikan bersama. Harapannya semoga bisa membantu staf pelatih dan bisa memberikan yang terbaik,” tutupnya.

Langkah Joko Sasongko ini menjadi contoh transformasi seorang pemain yang tidak berhenti memberi kontribusi untuk sepak bola, bahkan saat ia tak lagi bermain di atas lapangan.

Bagi Persebi Boyolali, sosok seperti Joko bisa menjadi jembatan penting untuk membangun karakter dan kekompakan tim demi ambisi naik kasta musim ini. (nis/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Persebi Boyolali #Laskar Pandanarang #Joko Sasongko #asisten pelatih #liga 3 #promosi