Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Kejar Marc Marquez di Sprint Race MotoGP Qatar 2025

Nur Pramudito • Minggu, 13 April 2025 | 20:11 WIB
Francesco Bagnaia ungkap alasan kesulitan bersaing dengan rekan setimnya, Marc Marquez di sprint race MotoGP Qatar 2025
Francesco Bagnaia ungkap alasan kesulitan bersaing dengan rekan setimnya, Marc Marquez di sprint race MotoGP Qatar 2025

SOLOBALAPAN.COM - Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia ungkap alasan kesulitan bersaing dengan rekan setimnya, Marc Marquez di sprint race MotoGP Qatar 2025.

Francesco Bagnaia sebenarnya menunjukan performa yang bagus di hari pertama gelaran MotoGP Qatar 2025.

Namun, pada hari kedua bencana bagi Francesco Bagnaia karena terjatuh saat sesi kualifikasi MotoGP Qatar 2025, Sabtu (12/4/2025).

Akibatnya, Francesco Bagnaia harus memulai balapan dari posisi ke-11.

Pada Sprint Race MotoGP Qatar 2025, Bagnaia hanya mampu meraih posisi kedelapan.

Ia tertinggal 10,334 detik dari Marc Marquez yang keluar sebagai pemenang sprint race.

Bagnaia menuding masalah yang dia alami pada sprint race akibat tangki bahan bakar yang harus ia gunakan untuk balapan jangka pendek.

Hal ini mengubah keseimbangan motor Ducati miliknya sedemikian rupa sehingga ia tidak dapat menyalipnya.

Menurut Bagnaia, ini menjadi masalah sprint race, tetapi tidak berharap hal itu akan memengaruhinya pada balapan utama MotoGP Qatar 2025.

"Saya start dari posisi 11. Sudah tiga musim ada sprint race dan saya selalu kesulitan menyalip ketika di belakang, saya tidak bisa mengerem sesuai keinginan," kata Bagnaia.

 

"Alasannya adalah sulit memahaminya, karena perbedaan tangki, tapi masalah ini bukan hanya saya saja yang merasakan," lanjut Bagnaia.

Ini adalah problem lama Bagnaia, yang mana dia terus mengalami kesulitan beradaptasi dengan motor dengan kapasitas tangki yang lebih sedikit saat sprint.

"Saya harus memperbaiki ini. Saya harus belajar tentang apa yang harus dilakukan di sprint, karena sangat sulit sekali menyalip jika start dari belakang," sambung juara dunia tiga kali ini.

Masalah feeling dengan tangki itu mengganggu cara Bagnaia melakukan pengereman, di mana itu sulit dimaksimalkan dalam kondisi sprint race.

"Ketika mengerem keras dan saya bisa masuk ke tikungan, saya sebenarnya bisa kencang," tutur Bagnaia.

"Tapi dengan tangki sprint, keseimbangan motornya jadi beda dan saya tak bisa mengerem sesuai keinginan, karena aku merasakan roda depan terkunci dan itu masalah terbesar saya," imbuh Bagnaia.

 

Bagnaia kini tertinggal 21 poin dari Marc Marquez di klasemen MotoGP 2025.

Bagnaia menganggapnya sebagai hal yang positif karena itu adalah hari yang tidak menguntungkan.

Tetapi mengakui hasil seperti ini tidak bagus saat bersaing dengan Marc Marquez untuk memperebutkan gelar juara dunia.

"Setidaknya kami meraih dua poin di mana mungkin itu adalah hari yang tidak menguntungkan," ujarnya.

"Jadi, kami tahu betapa pentingnya setiap poin dan kami harus terus seperti ini," tambah pembalap 28 tahun itu.

"Tentunya untuk ke depan kami perlu meningkatkan performa karena tidak mungkin finis di posisi kedelapan saat Anda bertarung melawan pembalap seperti Marc," pungkasnya. (np)

Editor : Nur Pramudito
#francesco bagnaia #Motogp Qatar 2025 #marc marquez #sprint race