Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Timnas Indonesia Gendong ASEAN! Rapor Negara Tetangga di Piala Asia U-17 2025: Para Rival Terseok-seok!

Didi Agung Eko Purnomo • Sabtu, 12 April 2025 | 03:56 WIB
Skuad Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia.
Skuad Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia.

SOLOBALAPAN.COM - Timnas Indonesia U-17 tampil gemilang di Piala Asia U-17 2025, menjelma sebagai kekuatan baru Asia Tenggara di level usia muda.

Saat rival-rival regional terseok-seok, skuat Garuda Muda justru melesat, menyapu bersih seluruh laga fase grup dan memastikan tiket ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

Dilatih oleh Nova Arianto, Timnas Indonesia tampil sempurna di tiga laga fase grup.

Mereka membukukan tiga kemenangan, mencetak 7 gol, dan hanya kebobolan 1 gol—itu pun lewat penalti saat menghadapi Yaman.

Kemenangan atas Jepang, Malaysia, dan Yaman menjadi bukti ketangguhan mental dan strategi permainan yang semakin matang.

Capaian ini membawa Indonesia ke perempat final sekaligus memastikan satu tempat di Piala Dunia U-17.

Baca Juga: Reaksi Nova Arianto Usai Timnas Indonesia U-17 Tekuk Afganistan di Piala Asia U-17 2025

Vietnam Solid, Tapi Gagal Lolos

Sementara itu, Vietnam U-17 menunjukkan permainan disiplin meski harus tersingkir di fase grup.

Menghadapi grup neraka yang berisi Jepang, Australia, dan Uni Emirat Arab, Vietnam mengakhiri seluruh laga dengan hasil imbang.

Tiga poin dari tiga laga cukup untuk menjaga harga diri, meski tak cukup untuk mengantar mereka ke babak gugur. Vietnam patut diapresiasi atas perjuangan mereka yang tak mudah.

Baca Juga: Bung Towel Kritik Timnas Indonesia U-17 yang Lolos ke Piala Dunia, Sebut Nova Arianto Pakai Taktik STY

Thailand Terpuruk, Pulang Tanpa Poin

Kebalikan dari Indonesia, Thailand U-17 menjadi tim ASEAN dengan rapor terburuk.

Mereka harus menelan tiga kekalahan beruntun atas Uzbekistan (1-4), Arab Saudi (1-3), dan Tiongkok (0-2).

Kegagalan Thailand melaju ke fase gugur menjadi sinyal darurat bagi federasi mereka untuk mengevaluasi sistem pembinaan pemain muda yang tampaknya mulai tertinggal.

Bintang Muda Bersinar

Di balik performa impresif Indonesia, beberapa nama mencuri perhatian.

Evandra Florasta tampil sebagai top skor sementara tim, sementara Mathew Baker menunjukkan kedewasaan sebagai bek tengah muda.

Baca Juga: Profil Zahaby Gholy, Wonderkid Persija Jakarta Sekaligus Winger Lincah Andalan Timnas Indonesia U-17

Zahaby Gholy mencetak gol spektakuler ke gawang Yaman, dan Putu Panji, sang kapten, menjadi jangkar lini belakang yang solid.

Penampilan kolektif ini menjadi cermin dari pembinaan usia muda yang mulai menuai hasil positif.

ASEAN Wajib Berbenah

Perbedaan performa yang mencolok di antara negara-negara ASEAN menjadi alarm keras.

Saat Indonesia mulai menuai hasil dari program Elite Pro Academy dan sentuhan pelatih berkualitas, rival-rivalnya seperti Thailand dan Vietnam tampaknya perlu menyusun ulang peta pengembangan pemain mudanya.

Indonesia kini tak lagi hanya mengejar, tapi justru jadi panutan.

Tiket ke Piala Dunia U-17 bukan hanya prestasi, tapi juga titik tolak menuju era emas sepak bola nasional. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#timnas indonesia #negara tetangga #Piala Asia U-17 #asean