Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tegaskan Paham Regulasi, Marc Marquez Bantah Bikin Kacau di Balapan MotoGP Amerika 2025

Nur Pramudito • Jumat, 4 April 2025 | 18:15 WIB
Marc Marquez membantah dirinya membuat kekacauan sebelum start balapan MotoGP Amerika 2025, tegaskan dirinya paham regulasi
Marc Marquez membantah dirinya membuat kekacauan sebelum start balapan MotoGP Amerika 2025, tegaskan dirinya paham regulasi

SOLOBALAPAN.COM - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez membantah dirinya membuat kekacauan sebelum start balapan MotoGP Amerika 2025.

Marc Marquez menegaskan dirinya paham regulasi start di balapan MotoGP Amerika 2025.

Pembalap asal Spanyol itu memang membuat banyak pihak geram karena dianggap buat kekacauan pada balapan utama MotoGP Amerika 2025.

Bahkan, Marc Marquez membuat Race Director harus melakukan start ulang balapan utama MotoGP Amerika 2025 di Circuit of The Americas (COTA), Senin (31/3/2025).

1. Aksi Marc Marquez

Seperti diketahui, Marquez memutuskan untuk berlari ke garasinya untuk mengganti motor dengan ban kering.

Langkah tersebut membuat sejumlah pembalap mengikuti strateginya dan menimbulkan kekacauan sebelum start.

Normalnya, Marquez dan pembalap lain harus keluar dari pit untuk warm-up lap pemanasan dan menerima Ride Through Penalty karena tindakan ini.

Namun, diputuskan penundaan 10 menit dan prosedur restart cepat demi alasan keselamatan.

2. Bantah Keras

Marc Marquez menolak dikatakan sebagai penyebab kekacauan sebelum start balapan utama MotoGP Amerika 2025.

Bahkan, pembalap berjuluk The Baby Alien itu mengklaim bahwa dirinya mengetahui aturan sehingga berani mengambil langkah tersebut.

"Saya tahu aturannya dan cara memanfaatkan batas waktu sebelum start," kata Marquez dikutip dari Speedweek.

"Saya bertanya kepada mekanik saya tujuh menit sebelum batas waktu apakah motor kedua sudah siap, lalu saya bilang saya mungkin akan meninggalkan grid," jelas Marquez.

Bahkan, penundaan start sudah diramalkan oleh Marc Marquez karena seluruh pembalap menggunakan ban basah ketika keluar dari garasi.

Sementara trek sudah mengering yang bisa memberi kerugian kepada mereka apabila tetap menggunakan ban basah.

"Saya meramalkan kepada mereka bahwa setidaknya sepuluh pembalap akan mengikuti saya dan kemudian mereka akan menghentikan start, dan itulah yang terjadi. Jadi, kami melakukan semuanya dengan benar," tuturnya.

Meski melakukan strategi cerdas, Marc Marquez gagal menyelesaikan balapan karena melakukan kesalahan di tikungan ke-4.

Ia kehilangan daya cengkeram ban depan dan gagal melanjutkan balapan karena masalah teknis pada motornya.(np)

Editor : Nur Pramudito
#MotoGP Amerika 2025 #ducati #marc marquez