SOLOBALAPAN.COM - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia berbagi kisah soal bangkit dari keterpurukan hingga meraih kemenangan di MotoGP Amerika 2025.
Kerja keras Francesco Bagnaia berbuah manis di balapan MotoGP Amerika 2025 di Circuit of The Americas (COTA), Senin (31/3/2025).
Francesco Bagnaia selalu di bawah bayang-bayang rekan setimnya, Marc Marquez pada dua seri awal MotoGP 2025 di Thailand dan Argentina.
Namun, Francesco Bagnaia bisa bangkit sehingga meraih kemenangan di seri ketiga MotoGP Amerika 2025.
1. Tantangan
Pria yang akrab disapa Pecco itu mengatakan dalam setiap musim memang punya tantangan yang berbeda-beda meski sudah melakukan persiapan.
Menurutnya, hal itu harus dituntaskan dengan sebuah hasil yang maksimal saat turun balapan.
"Secara psikologis, ini juga tidak mudah, mengingat bagaimana musim ini dimulai dalam latihan. Dalam dua balapan pertama, saya kesulitan menemukan pengereman yang tepat,"kata Bagnaia dikutip dari laman Motosan.
2. Internal Tim
Pembalap asal Italia itu membeberkan kebangkitannya saat ini karena solidnya internal tim.
Sebab, mereka memberikan dukungan penuh agar pembalapnya dapat meraih kemenangan.
"Saya akui akhir pekan di Amerika benar-benar membantu saya menemukan apa yang saya cari. Saya sangat senang dengan hal ini, begitu pula tim saya," jelas Bagnaia.
"Berkat mereka, mereka mampu meredakan kegugupan saya dan mengubahnya menjadi detail teknis," imbuh pria berusia 28 tahun itu.
"Berkat mereka dan mereka yang mendukung saya, saya kembali berkompetisi dengan senyuman," tandasnya.
Berkat hasil di MotoGP Amerika 2025, Bagnaia berhasil memangkas jarak dengan Marc Marquez di klasemen MotoGP 2025.
Saat ini, Bagnaia berada di posisi ketiga klasemen MotoGP 2025 dengan 75 poin.
Posisi kedua ditempati Marc Marquez dengan 86 poin, sedangkan posisi puncak ada Alex Marquez dengan 87 angka.(np)
Editor : Nur Pramudito