Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Performa Belum Sempurna, Pecco Bagnaia Ungkap Target Unik di Balapan MotoGP Amerika 2025

Nur Pramudito • Kamis, 27 Maret 2025 | 22:45 WIB
Masih berharap bisa menang, Pecco Bagnaia ingin lebih fokus mencari sensasi positif di atas motor Ducati Demosedici yang hilang di MotoGP Amerika 2025
Masih berharap bisa menang, Pecco Bagnaia ingin lebih fokus mencari sensasi positif di atas motor Ducati Demosedici yang hilang di MotoGP Amerika 2025

SOLOBALAPAN.COM - Pembalap Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia ungkap target yang unik jelang MotoGP Amerika 2025 di Circuit of The Americas (COTA), Texas, Austin.

Pecco Bagnaia sedikit berharap bisa meraih kemenangan di MotoGP Amerika 2025.

Dalam MotoGP Amerika 2025, Pecco Bagnaia ingin lebih fokus mencari sensasi positif di atas motor Ducati Demosedici yang hilang.

Sejak tes pramusim MotoGP 2025, Bagnaia memang tidak terlalu klop dengan motor Ducati Desmosedici GP25.

Pecco Bagnaia tidak klop dengan motor Ducati meski punya komentar dan umpan balik yang mirip dengan rekan setimnya, Marc Marquez.

Atas alasan inilah, Bagnaia belum meraih kemenangan di dua seri pertama MotoGP 2025.

Pembalap yang menggunakan nomor 63 itu selalu finis ketiga di dua seri awal, kecuali di balapan utama di Argentina, ketiga ia finis keempat.

Bagnaia finis keempat usai dikalahkan oleh sahabatnya sendiri, Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing).

Sebagai catatan, Ducati baru pernah menang sekali saat balapan utama digelar di COTA, yakni lewat Enea Bastianini saat masih berseragam Gresini Racing pada 2023.

Sementara, Bagnaia pernah meraih kemenangan pada sprint race MotoGP Amerika musim 2023.

Bagnaia pun sangat berharap bisa mengulang hasil apik tersebut di MotoGP Amerika 2025.

"Atmosfer Austin selalu istimewa," kata Bagnaia dikutip dari laman resmi Ducati Corse.

"Ini trek yang sangat panjang dan salah satu yang paling menantang, baik dari segi fisik maupun teknik berkendara, dengan 20 tikungan," jelas Pecco.

"Pada 2023, saya memenangi Sprint, tapi tahun lalu saya punya lebih banyak kesulitan," sambungnya.

Saat ini, Bagnaia berada di peringkat ketiga di klasemen pembalap dengan koleksi 43 poin, tertinggal 31 poin dari Marquez yang ada di puncak.

Demi memangkas margin selebar ini, anak didik Valentino Rossi ini bertekad terus memperbaiki performanya, terutama di COTA, trek favorit Marquez.

"Di Argentina, kami berhasil meraih dua posisi yang solid, tetapi belum mencapai performa sempurna dan kompetitif seperti yang kami inginkan," imbuhnya.

"Kami harus terus bekerja sama dengan tim untuk kembali menemukan sensasi berkendara yang optimal," tutup Bagnaia.(np)

Editor : Nur Pramudito
#MotoGP Amerika 2025 #ducati #desmosedici gp #Pecco Bagnaia