Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Jelang MotoGP Amerika 2025, Franco Morbidelli Dinilai Terlalu Baik Untuk Jadi Pembalap

Nur Pramudito • Selasa, 25 Maret 2025 | 21:31 WIB
Jelang balapan MotoGP Amerika 2025, Franco Morbidelli dinilai kurang nakal untuk jadi pembalap karena terlalu pendiam
Jelang balapan MotoGP Amerika 2025, Franco Morbidelli dinilai kurang nakal untuk jadi pembalap karena terlalu pendiam

SOLOBALAPAN.COM - Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing, Franco Morbidelli dianggap terlalu baik hati jelang MotoGP Amerika 2025.

Penampilan Franco Morbidelli layak dinantikan pada seri MotoGP Amerika 2025 di Circuit of The Americas (COTA) (28-31/3/2025).

Sebelumnya, Franco Morbidelli tampil secara luar biasa di balapan MotoGP Argentina.

Murid Valentino Rossi tersebut mampu mengalahkan pembalap Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia untuk merebut podium ketiga.

Performa menjajikan pembalap berusia 27 ini sebenarnya sudah terlihat sejak balapan perdana.

Pada seri Thailand, Morbidelli meraih hasil yang cukup baik yakni posisi kelima di sprint race dan posisi keempat di balapan utama.

Belakangan, sosoknya menjadi sorotan mantan kepala kru MotoGP, Ramon Forcada.

Forcada pernah jadi kepala kru Jorge Lorenzo, dan bersama-sama meraup tiga gelar dunia MotoGP.

Setelahnya, Forcada menjadi kepala kru Maverick Vinales, sebelum bekerja dengan Morbidelli di Petronas Yamaha SRT pada 2019-2021.

Berkat bantuan Forcada, Morbidelli menjadi runner up MotoGP 2020.

 

 

Forcada mengungkapkan karakter asli dari pembalap dengan nomor 21 itu, yang menurutnya kerap terlalu pendiam dan tenang.

"Franco adalah pembalap berbakat dan pribadi yang luar biasa," kata Forcada, dikutip dari Crash.net.

"Morbidelli adalah salah satu dari sedikit pembalap yang tidak cukup 'brengsek' untuk menjadi seorang pembalap," ungkap Forcada.

"Saat berada di trek, ia adalah tipe pembalap yang butuh segalanya berjalan dengan sempurna," lanjutnya

"Namun, ketika ia menutup visor helmnya, ia akan melakukan apa pun yang ia mau, bahkan jika persaingan itu melibatkan Marc Marquez atau Pecco Bagnaia sekalipun," jelasnya.

Pria asal Spanyol ini juga menyatakan bahwa Morbidelli merupakan pembalap yang tidak suka mencari-cari alasan ketika performanya terpuruk.

Ia bahkan jarang mau membicarakan cedera apa pun yang sedang dideritanya.

"Dia orang yang pendiam, tipe yang cenderung menyembunyikan cedera. Dia tak suka dianggap sebagai seseorang yang mencari-cari alasan atau pembenaran jika mengalami masalah. Oleh karena itu, sering dia lebih memilih untuk diam dan tetap tenang," tutup Forcada.

Menjelang MotoGP Amerika 2025, Morbidelli ada di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 37 poin.

Morbidelli tertinggal 37 poin dari pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez yang ada di puncak klasemen.

 

Editor : Nur Pramudito
#MotoGP Amerika 2025 #Pertamina Enduro VR46 Racing Team #ramon forcada #franco morbidelli