Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Siapa Septian Bagaskara? Striker Dewa United yang Debut Dipanggil Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Apa Kelebihannya?

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 10 Maret 2025 | 04:28 WIB
Septian Bagaskara striker Dewa United debut dipanggil Timnas Indonesia.
Septian Bagaskara striker Dewa United debut dipanggil Timnas Indonesia.

SOLOBALAPAN.COM - Septian Bagaskara menjadi satu-satunya pemain lokal baru yang mendapatkan pemanggilan Timnas Indonesia untuk periode Maret 2025.

Pemain yang tengah naik daun ini sukses mencuri perhatian pelatih Patrick Kluivert, berkat performa impresifnya bersama Dewa United FC di Liga 1 Indonesia.

Dalam pengumuman skuad Timnas Indonesia yang akan menghadapi Australia (20/3) dan Bahrain (25/3) di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Septian menjadi nama baru yang patut diperhitungkan.

PSSI menyatakan bahwa skuad Timnas Indonesia ini masih bersifat sementara, karena masih menunggu hasil naturalisasi dari tiga pemain: Dean James, Joey Pelupessy, dan Emil Audero Mulyadi.

Proses naturalisasi ketiganya akan dilaksanakan pada 10 Maret 2025 di Roma, Italia.

Jika proses administrasi selesai, mereka akan bergabung dengan skuad Timnas Indonesia setelah melalui proses perpindahan federasi sebelum batas pendaftaran pemain pada 13 Maret 2025.

Meski banyak pemain yang sudah familiar dengan Timnas Indonesia, hampir seluruh nama dalam daftar merupakan langganan skuad Garuda era Shin Tae-yong.

Namun, ada satu pemain baru yang muncul dalam daftar, yaitu Septian Bagaskara. Lalu, siapa sebenarnya Septian Bagaskara? Berikut profil singkatnya.

Profil Septian Bagaskara

Meskipun baru pertama kali dipanggil ke Timnas Indonesia, Septian Bagaskara bukanlah pemain muda.

Saat ini, ia berusia 27 tahun dan akan menginjak usia 28 tahun pada 2025.

Meskipun usianya tidak muda lagi untuk seorang pemain sepak bola, performanya di Liga 1 2024/2025 telah mencuri perhatian banyak orang, termasuk pelatih Patrick Kluivert.

Bagaskara menjadi salah satu pemain yang tidak tergantikan di Dewa United FC, dengan catatan bermain sebanyak 25 kali dari 26 pertandingan yang dijalani timnya di musim ini.

Kontribusinya cukup signifikan, dengan torehan tujuh gol dan satu assist.

Pemanggilan ke Timnas Indonesia seolah menjadi puncak dari perjalanan panjang yang penuh kesabaran bagi Septian Bagaskara.

Ia telah mewujudkan mimpinya yang dimulai sejak ia masih kecil dan bercita-cita menjadi pemain profesional.

Septian memulai karier sepak bolanya di SSB Triple S pada tahun 2004, ketika usianya baru sekitar 6-7 tahun.

Ia terus mengasah kemampuan hingga masa remaja, dan pada tahun 2015, Septian mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu di Manchester United Soccer School.

Di sana, ia memperoleh pengalaman berharga, bahkan sempat mencetak gol ke gawang Manchester United U-17.

Setelah kembali ke Indonesia, Septian melanjutkan karier profesionalnya dengan bergabung dengan Persedikab Kabupaten Kediri pada 2016.

Setahun kemudian, ia bergabung dengan Persik Kediri di Liga 3. Perjalanan kariernya di Persik sangat cemerlang, dengan torehan 28 gol yang membawanya menjadi top skor di Liga 3 pada 2018.

Prestasinya turut membantu Persik meraih gelar juara dan promosi ke Liga 2.

Di Liga 2 2019, Septian kembali menunjukkan kualitasnya dengan membantu Persik Kediri meraih juara dan promosi ke Liga 1 Indonesia pada 2020.

Namun, kiprah di kasta tertinggi sedikit terhambat akibat pandemi Covid-19 yang mengganggu kompetisi.

Pada 2022, Septian memutuskan untuk hengkang dari Persik Kediri dan bergabung dengan Rans Nusantara FC.

Meskipun timnya kurang bersinar, ia tetap konsisten bermain dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Pada 2023, Septian akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Dewa United FC, sebuah klub yang memberinya kesempatan besar untuk berkembang lebih lanjut.

Meski sempat kesulitan di awal, Septian berhasil menunjukkan kualitasnya dan menjadi pemain utama Dewa United.

Dengan tinggi badan 183 cm, ia dikenal cukup tangguh dalam duel udara dan menjadi senjata utama tim dalam mencetak gol.

Pada Liga 1 2024/2025, Septian sukses mencetak tujuh gol, menjadikannya salah satu striker lokal terbaik musim ini.

Performa gemilangnya di Liga 1 menjadi alasan mengapa Patrick Kluivert akhirnya memanggilnya ke Timnas Indonesia.

Pemanggilan ini menjadi pengakuan atas kerja keras dan dedikasi Septian Bagaskara yang telah melewati perjalanan panjang dalam dunia sepak bola.

Kini, dengan penampilannya yang semakin matang, Septian memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di level internasional bersama Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#timnas indonesia #striker #patrick kluivert #Septian Bagaskara #dewa united