Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Red Sparks dan Megawati Hangestri cs Dikabarkan Datang ke Indonesia Mei Mendatang, Siapa Calon Lawannya?

Didi Agung Eko Purnomo • Sabtu, 8 Maret 2025 | 03:46 WIB
Red Sparks dikalahkan AI Peppers.
Red Sparks dikalahkan AI Peppers.

SOLOBALAPAN.COM - Klub voli asal Korea Selatan, Daejeon CheongKwanJang Red Sparks, dijadwalkan akan kembali ke Indonesia pada awal Mei 2025.

Namun, meski jadwal kunjungan mereka tetap berlangsung sesuai rencana, lawan yang akan dihadapi tim Megawati Hangestri Pertiwi masih belum dapat dipastikan.

Red Sparks sebelumnya sudah pernah berkunjung ke Indonesia pada Maret 2024, di mana mereka bertanding dalam laga ekshibisi melawan Indonesia All Stars.

Kedatangan tim voli wanita Korea Selatan itu pada tahun lalu mendapat sambutan meriah, dan kini Indonesia Sport Promotor (Inaspro), yang juga merupakan bagian dari Lembaga Pengelolaan Dana Usaha Keolahragaan (LPDUK), berencana mengulang sukses tersebut.

Pada Februari lalu, LPDUK mengonfirmasi bahwa Red Sparks akan kembali datang ke Indonesia pada awal Mei 2025.

Meski begitu, adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah membuat lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini ikut terdampak.

Namun, Direktur LPDUK Ferry J Kono memastikan bahwa rencana kedatangan Red Sparks tetap berjalan sesuai jadwal.

"Sementara masih on schedule. Dari (pihak) Red Sparks-nya juga masih on schedule," kata Ferry saat ditemui di Kemenpora, Jumat (7/3).

Ferry menjelaskan, kendala utama bukanlah mengenai apakah Red Sparks jadi datang atau tidak, melainkan tentang ketersediaan tim yang akan menjadi lawan tanding mereka.

"Karena kami sangat menghargai bahwa Proliga masih berkompetisi sampai akhir Mei, sementara Red Sparks hanya punya waktu hingga awal Mei," jelasnya.

Pihak LPDUK kini sedang berdiskusi dengan PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) untuk mencari solusi, apakah mungkin ada tim yang bisa dijadikan lawan tanding atau mengumpulkan pemain dari berbagai tim yang tidak bertanding di final.

"Jangan sampai kualitas Proliga turun gara-gara itu, kan. Kami ingin memastikan bahwa Red Sparks mendapatkan lawan yang pantas, di sisi lain, waktu juga harus sesuai dengan apa yang kami jalankan," tambah Ferry.

Ferry menegaskan bahwa dua opsi lawan untuk Red Sparks sedang dipertimbangkan, yaitu tim-tim yang tidak bertanding di final four Proliga 2025 atau kumpulan pemain dari berbagai tim yang tidak berhasil lolos ke final. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Red Sparks #Megawati Hangestri