SOLOBALAPAN.COM - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan keraguannya terhadap sikap Elkan Baggott terkait kesediaannya untuk kembali dipanggil ke Timnas Indonesia.
Sumardji secara langsung menanyakan apakah Baggott masih berminat membela timnas atau tidak.
Isu mengenai Elkan Baggott yang belum memberi kepastian tentang panggilan Timnas Indonesia semakin ramai diperbincangkan.
Sumardji, selaku ketua BTN, merasa perlu untuk turun tangan memberikan respons terhadap isu yang tengah berkembang ini.
Berita yang beredar menyebutkan bahwa Elkan Baggott, dengan cara yang sopan, menolak tawaran untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert.
Alasan yang disampaikan Baggott terkait penolakan tersebut adalah keinginannya untuk fokus sepenuhnya bersama Blackpool FC, demi mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain.
Dalam sebulan terakhir, pemain yang lahir di Bangkok tersebut memang tampil sebagai pemain andalan di lini pertahanan Blackpool FC.
Ini merupakan kesempatan yang dimanfaatkan oleh Baggott untuk mengembalikan ritme permainan setelah sempat terganggu akibat cedera.
Elkan Baggott dipinjamkan dari Ipswich Town ke Blackpool sejak Agustus 2024 dan kontraknya akan berakhir pada 31 Mei 2025.
Selama periode tersebut, Baggott telah bermain dalam 10 pertandingan liga dengan total 721 menit bermain.
Menurut pengamat sepak bola Indonesia, Bung Ropan, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, sebenarnya sudah mencoba menghubungi Elkan untuk mengetahui kondisi kebugaran serta kesiapan sang pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Namun, Elkan memberikan jawaban yang menyatakan bahwa ia lebih memilih untuk fokus di klubnya saat ini.
"Patrick Kluivert sudah menghubungi Elkan, bertanya soal kebugaran dan kesiapan dia untuk bermain di timnas Indonesia," jelas Bung Ropan.
"Namun, Elkan menjawab bahwa untuk sementara waktu, ia akan fokus pada klubnya. Itu bukan berarti dia tidak ingin bermain di timnas, tapi dia ingin lebih dulu mendapat kesempatan bermain lebih banyak di Blackpool."
Polemik yang berkembang ini akhirnya memancing Sumardji untuk memberi respons.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BTN tersebut menegaskan bahwa dirinya membutuhkan kejelasan dari Elkan Baggott, apakah ia masih ingin dipanggil ke Timnas Indonesia atau tidak.
"Elkan Baggott mau atau tidak dipanggil ke timnas Indonesia?" tanya Sumardji dengan tegas.
Pentingnya kepastian mengenai pemanggilan Elkan Baggott sangat relevan mengingat Timnas Indonesia akan segera berlaga dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam waktu kurang dari sebulan, Indonesia akan menghadapi dua laga penting: tandang ke Australia pada 20 Maret dan menjamu Bahrain pada 25 Maret.
Namun, meskipun Elkan Baggott tidak hadir dalam skuad Timnas Indonesia, dampaknya terhadap kedalaman tim bisa dikatakan tidak terlalu signifikan.
Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia, sudah memiliki sejumlah pemain berkualitas di lini pertahanan, seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Kevin Diks, Rizky Ridho, hingga Jordi Amat.
Dengan demikian, posisi bek tengah Timnas Indonesia sudah cukup solid dan tidak terlalu terpengaruh oleh absennya Baggott.
Di sisi lain, perhatian lebih perlu diberikan pada lini serang Timnas Indonesia.
Meskipun kehadiran Ole Romeny memberikan harapan baru, masalah di sektor penyerangan tetap menjadi tantangan besar bagi Timnas Indonesia.
Sebagai tim, Indonesia masih perlu mengoptimalkan kekuatan di lini depan agar bisa bersaing di kualifikasi Piala Dunia mendatang. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo