SOLOBALAPAN.COM - Meski bursa transfer musim dingin di Eropa telah resmi berakhir pada Selasa (4/2/2025) pagi waktu Indonesia, ada kemungkinan bagi Sandy Walsh untuk bergabung dengan pemain Timnas Indonesia lainnya di musim panas mendatang.
Bursa transfer yang menandai akhir periode pendaftaran pemain baru untuk musim ini telah ditutup, sehingga klub-klub tidak dapat lagi mendatangkan pemain baru untuk beraksi hingga akhir musim.
Namun, meskipun transfer pemain telah berakhir, beberapa pemain Timnas Indonesia masih menjadi perhatian berbagai klub.
Salah satu contohnya adalah Ole Romeny yang telah resmi pindah ke Oxford United, sementara Kevin Diks akan bergabung dengan Borussia Monchengladbach, tetapi baru mulai bermain pada musim panas nanti.
Berdasarkan informasi yang didapat dari jurnalis Belanda, Arnold Bruggink, melalui akun Instagram @indonesiaabroad_, kabarnya FC Twente telah menghubungi pihak Sandy Walsh untuk mengetahui situasi sang pemain.
Jika bersedia bergabung dengan klub asal Belanda tersebut, Walsh berpotensi menjadi rekan setim Mees Hilgers, pemain Timnas Indonesia lainnya yang juga membela FC Twente.
Menariknya, Dikabarkan FC Twente bukanlah satu-satunya klub yang menunjukkan ketertarikan kepada Walsh.
Sandy Walsh, yang kini berusia 29 tahun, telah menghabiskan seluruh karier profesionalnya di Belgia, bermain untuk klub-klub seperti KRC Genk, Zulte Waregem, dan yang terakhir, KV Mechelen.
Jika ia memutuskan untuk pindah ke FC Twente atau klub lainnya di luar Belgia, ini akan menjadi pengalaman baru bagi Walsh yang akan bermain di luar negara asalnya.
Bergabung dengan FC Twente bisa dianggap sebagai langkah positif dalam kariernya, mengingat klub Belanda ini berlaga di kancah kompetisi Eropa, Liga Europa.
Di sisi lain, KV Mechelen kini hanya berkompetisi di papan bawah Liga Belgia dan tengah menduduki peringkat ke-12 dari total 16 tim yang berkompetisi di kasta tertinggi liga tersebut.
Perpindahan ini, jika terjadi, bisa menjadi peluang bagi Sandy Walsh untuk berkembang lebih jauh, baik di level klub maupun internasional, dengan mendapatkan pengalaman bermain di Eropa yang lebih luas.
Apakah ini akan menjadi langkah penting bagi kariernya? Waktu yang akan menjawab. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo