Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Rafael Struick Kian Jadi Camat di Brisbane Roar, Patrick Kluivert Panggil Pemain Berdasarkan Menit Bermain?

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 3 Februari 2025 | 23:47 WIB
Rafael Struick Brisbane Roar.
Rafael Struick Brisbane Roar.

SOLOBALAPAN.COM - Striker Timnas Indonesia, Rafael Struick, kembali tak mendapatkan kesempatan bermain di Brisbane Roar.

Setelah sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan saat melawan Melbourne City, kali ini dia kembali tak tampil saat menghadapi Western Sydney di ajang A-League, Australia.

Struick, yang merupakan pemain keturunan Belanda, tercatat hanya bermain dalam sembilan pertandingan dengan total 236 menit di musim ini.

Kondisi ini semakin memperkuat julukan "Camat" (Cadangan Mati) yang melekat padanya, mengingat dia tidak diberikan kesempatan bermain dalam tiga pertandingan terakhir oleh pelatih.

Pelatih Brisbane Roar, Ruben Zadkovich, lebih memilih untuk menurunkan Adam Zimarino dan Zacob Brazete di posisi striker dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk saat menghadapi Western Sydney.

Situasi ini tentu menambah kekhawatiran Struick yang semakin sulit mendapatkan tempat utama di tim.

Brisbane Roar sendiri kini berada dalam posisi yang sulit dengan hanya meraih lima poin dari 14 pertandingan yang mereka jalani, terdiri dari satu kemenangan, dua hasil imbang, dan sisanya berakhir dengan kekalahan.

Saat masih dilatih oleh Shin Tae-yong, Struick selalu mendapat kesempatan tampil di setiap pertandingan Timnas Indonesia di berbagai kompetisi.

Namun, kini posisi pelatih kepala Timnas Indonesia telah diambil alih oleh Patrick Kluivert, yang memiliki fokus untuk memastikan bahwa para pemain Garuda, termasuk Struick, mendapatkan lebih banyak menit bermain.

Kluivert diyakini akan terus memantau perkembangan para pemain di klub masing-masing, terutama terkait dengan performa dan waktu bermain yang mereka dapatkan.

Sementara itu, Timnas Indonesia juga tengah mempersiapkan proses naturalisasi untuk striker Oxford United, Ole Romeny, yang direncanakan akan resmi diumumkan pada Sabtu, 8 Februari 2025.

Hal ini berpotensi menambah persaingan di lini depan Timnas Indonesia, yang membuat evaluasi terhadap pemain seperti Struick semakin penting.

Menurut data yang dikutip dari Transfermarkt, performa Struick di A-League cukup mencolok.

Pemain yang memiliki tinggi 185 cm ini belum pernah bermain selama 90 menit penuh dalam satu pertandingan, dan dari tujuh laga yang dilakoninya, ia selalu masuk dari bangku cadangan.

Dengan kedatangan pemain-pemain baru, Rafael Struick mungkin harus bekerja keras untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari pelatih dan mendapatkan menit bermain yang lebih banyak, baik di level klub maupun tim nasional.

Evaluasi dan pemantauan terhadap performa pemain akan menjadi faktor penting dalam menentukan siapa saja yang akan menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia di masa mendatang.

Tentu saja, persaingan untuk tempat utama di lini depan semakin ketat dengan munculnya pemain-pemain baru, dan bagi Struick, ini adalah waktu yang menentukan bagi karier internasionalnya. (did)

 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Brisbane Roar #camat #Rafael Struick #patrick kluivert