Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Persibo Bojonegoro Dijatuhi Sanksi Berat oleh Komdis PSSI Buntut Tolak Lanjutkan Pertandingan Lawan Deltras FC

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 23 Januari 2025 | 20:11 WIB
Persibo Bojonegoro memilih untuk kalah Wolk Out lawan Deltras FC.
Persibo Bojonegoro memilih untuk kalah Wolk Out lawan Deltras FC.

SOLOBALAPAN.COM - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI resmi memberikan sanksi terhadap Persibo Bojonegoro setelah klub ini memutuskan untuk menolak melanjutkan pertandingan melawan Deltras Sidoarjo di Stadion Sasana Krida AAU, Yogyakarta pada Sabtu (18/1).

Keputusan ini diambil setelah Persibo tidak melanjutkan laga yang telah dihentikan pada pekan sebelumnya.

Surat keputusan bertanggal 20 Januari 2025 yang ditandatangani oleh Ketua Komdis PSSI, Eko Hendro Prasetyo, menjelaskan bahwa Persibo Bojonegoro dijatuhi hukuman kalah 0-3 dari Deltras FC.

Hukuman ini sesuai dengan keputusan PT LIB (Liga Indonesia Baru) selaku operator Liga 2 Indonesia 2024/2025 yang mengungkapkan bahwa Persibo melanggar regulasi Liga 2.

Khususnya Pasal 18 mengenai pertandingan yang dihentikan akibat penolakan klub untuk bertanding.

Denda dan Pengurangan Poin

Selain dihukum kalah 0-3, Persibo juga dikenakan denda sebesar Rp 500 juta. Lebih jauh lagi, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi pengurangan sembilan poin.

Pengurangan poin ini akan diserahkan kepada PT LIB untuk penanganan lebih lanjut, dengan dua opsi yang dipertimbangkan.

Opsi pertama adalah pengurangan poin pada fase playoff degradasi yang sedang berjalan, sementara opsi kedua adalah pengurangan poin dari total yang telah dikumpulkan oleh Persibo selama putaran awal.

Jika pengurangan poin diterapkan pada putaran pertama, maka posisi Persibo dalam klasemen grup tiga bisa berubah signifikan.

Persibo Bojonegoro yang saat ini berada di peringkat empat grup tiga akan turun ke peringkat enam dengan hanya mengoleksi 12 poin.

Hal ini dapat mengubah komposisi grup playoff degradasi, yang sebelumnya terdiri dari Gresik United, Persewar Waropen, Persekat Tegal, dan Persiku Kudus.

Protes dan Walk-Out Persibo

Keputusan ini merupakan kelanjutan dari keributan yang terjadi pada pekan terakhir putaran pertama Liga 2 Indonesia 2024/2025, saat pertandingan antara Deltras Sidoarjo dan Persibo Bojonegoro pada Sabtu (11/1) diwarnai ketegangan tinggi.

Wasit Idfi Akbar Patha Sanduan menghentikan pertandingan di tengah jalan karena insiden yang terjadi.

PT LIB kemudian mengeluarkan keputusan yang meminta kedua tim untuk melanjutkan pertandingan di waktu dan tempat yang telah ditentukan.

Namun, alih-alih melanjutkan pertandingan, Persibo Bojonegoro yang merasa dirugikan oleh keputusan tersebut memilih untuk walk-out meskipun telah hadir di stadion dan mengenakan kaos bertuliskan "Justice For Sepakbola Indonesia" sebagai bentuk protes.

Keputusan Lanjutan dan Prosedur Banding

Sanksi yang dijatuhkan kepada Persibo Bojonegoro masih memungkinkan untuk diajukan banding, sesuai dengan Pasal 119 Kode Disiplin PSSI.

Artinya, klub ini memiliki kesempatan untuk mengajukan keberatan atas keputusan Komdis jika merasa keputusan tersebut tidak sesuai.

Sebagai informasi tambahan, Deltras Sidoarjo yang awalnya terhenti oleh keributan tersebut, akhirnya diputuskan lolos ke babak championship di grup 1 bersama PSPS Pekanbaru, PSIM Yogyakarta, dan Persiraja Banda Aceh.

Di putaran pertama, Deltras berhasil mengumpulkan 25 poin dan menempati peringkat kedua klasemen grup 3, melangkah maju ke putaran selanjutnya.

Keputusan Komdis PSSI ini menambah ketegangan dalam kompetisi Liga 2 Indonesia 2024/2025, dengan Persibo Bojonegoro dan Deltras Sidoarjo menjadi sorotan utama dalam beberapa pekan terakhir. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Deltras FC #komdis pssi #sanksi #persibo bojonegoro