SOLOBALAPAN.COM - Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, akhirnya memberikan reaksi jujur terkait pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih.
Haye mengaku terkejut mendengar keputusan PSSI yang mengakhiri kontrak Shin Tae-yong pada 6 Januari 2025, namun ia berusaha untuk memahami alasan di balik keputusan tersebut.
Pemecatan Shin Tae-yong yang mendadak ini memang menjadi sorotan, terlebih dengan alasan yang diungkapkan oleh PSSI terkait masalah komunikasi dan kepemimpinan dalam tim.
Dua hari setelah pengumuman pemecatan, PSSI langsung memperkenalkan Patrick Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong pada 12 Januari 2025. Kluivert, yang merupakan legenda sepak bola Belanda, datang bersama dua asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat.
Meskipun pengumuman ini cukup mengejutkan, Thom Haye mengungkapkan bahwa ia mencoba untuk melihat keputusan tersebut dari sudut pandang yang lebih luas.
Dalam podcast pribadinya The Haye Way, Haye mengatakan, "Ketika saya mendengar STY pergi, sejujurnya sedikit mengejutkan. Namun, kembali, Anda harus selalu melihat alasan dibalik pengambilan keputusan ini. Terutama soal pelatih dan staf baru ini yang dipilih."
Haye juga menilai bahwa penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia menunjukkan arah dan visi PSSI untuk masa depan skuad Garuda.
"Pada akhirnya, Anda bisa langsung melihat ide dan arah yang diinginkan PSSI. Tentu, kami sebagai pemain yang terpenting adalah kita mempercayai proses," tambah Haye.
Pemain asal Almere City ini juga menyoroti peningkatan jumlah pemain keturunan yang membela Timnas Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.
Haye menyebutkan bahwa hal ini menunjukkan komitmen dari para pemain dan PSSI untuk mewujudkan impian besar, yakni lolos ke Piala Dunia.
"Kami semua punya tujuan dan impian yang sama. Saya pikir semua hal yang terjadi saat ini datang dari pola pikir yang ingin kita capai dan bangun," ucapnya.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi ketiga klasemen grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan memiliki peluang besar untuk lolos jika berhasil menempati posisi kedua.
Haye menegaskan bahwa seluruh tim memiliki fokus yang jelas untuk mencapai tujuan tersebut, yakni berkompetisi di Piala Dunia.
Selain itu, Haye juga menunjukkan kepercayaannya kepada PSSI dan Ketua Umum Erick Thohir.
Ia menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekannya akan terus berjuang keras untuk mencapai tujuan bersama.
"Seperti yang saya katakan, saya selalu percaya dengan proses dan pak Erick Thohir memutuskan untuk mengubahnya ke arah yang berbeda serta staf baru.
Sebagai sebuah kelompok, dan semua pihak yang berada di belakang ini, satu-satunya hal yang bisa kita lakukan yaitu bekerja keras, melanjutkan perjalanan, dan memberikan segalanya," pungkas Haye.
Dengan keyakinan tersebut, Thom Haye dan Timnas Indonesia kini siap menghadapi tantangan baru di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert untuk mewujudkan mimpi mereka melangkah ke Piala Dunia. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo