SOLOBALAPAN.COM - Shin Tae-yong, mantan pelatih Timnas Indonesia, mengungkapkan bahwa setelah pemecatannya dari jabatan pelatih, ia menerima banyak tawaran untuk melatih negara lain.
Pemecatan yang terjadi pada Senin (6/1/2025) tersebut cukup mengejutkan, dan Shin Tae-yong mengaku baru mengetahui keputusannya pada pukul 09.40 WIB hari itu.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang mengumumkan pemecatan tersebut, menyebutkan bahwa faktor komunikasi dan taktik menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.
Setelah pengunduran diri Shin Tae-yong, PSSI segera menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
Meski dipecat, Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa ia mendapatkan banyak tawaran untuk menjadi pelatih di negara lain.
Namun, ia memutuskan untuk tidak segera mengambil tawaran tersebut karena masih ada beberapa hal yang perlu diselesaikan.
"Tawaran sangat banyak, tetapi ada masalah yang harus diselesaikan," kata Shin Tae-yong.
"Jadi ya saya belum ambil dulu dan ingin istirahat dulu saat ini," lanjutnya.
Shin Tae-yong juga menegaskan bahwa ia merasa perlu untuk beristirahat terlebih dahulu, mengingat selama ini ia sangat fokus pada tugasnya di Timnas Indonesia.
Meskipun ia tidak menyebutkan negara mana saja yang menawarinya posisi pelatih, tawaran yang datang cukup menggembirakan baginya.
Meskipun pemecatannya terbilang mendadak, Shin Tae-yong meninggalkan sejumlah catatan penting selama masa jabatannya bersama Timnas Indonesia.
Di bawah kepemimpinannya, Indonesia berhasil mencapai babak 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya, serta lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024.
Selain itu, ia juga sukses meningkatkan peringkat FIFA Timnas Indonesia dari posisi ke-173 menjadi ke-127 dunia.
Keputusan PSSI yang mendepaknya memang mengejutkan banyak pihak, namun Shin Tae-yong tetap dikenang dengan sejumlah pencapaian yang mengangkat sepak bola Indonesia di kancah internasional. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo